Panglima TNI Dapat Info dari Ulama Besar Ada Upaya Makar

Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan, informasi soal rencana makar dari ulama tersebut bisa dipercaya.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan keterangan kepada wartawan seusai menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (23/11/2016). Acara yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-55 (Lustrum XI) Unpad Fakultas Psikologi tersebut mengusung tema "Peningkatan Ketahanan Bangsa Untuk Menjaga Keutuhan NKRI". 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa dirinya telah dihubungi seorang ulama besar yang menjelaskan adanya rencana makar.

Informasi tentang rencana makar juga diterima dan diselidiki oleh Polri.

Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan, informasi dari ulama tersebut bisa dipercaya.

"Seorang ulama besar mencium adanya penggulingan dan memberi tahu saya," kata Gatot saat ditemui di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).

Baca: NEWS VIDEO: Israel Tak Berdaya Lawan Kebakaran Hebat yang Sudah Berlangsung Tiga Hari

Baca: Hina Gus Mus Dengan Kata Makian, Pandu Wijaya Menjadi Bulan-bulanan Publik

Baca: Ini Alasan Polda Metro Tak Langsung Menahan Buni Yani

Gatot menjelaskan bahwa massa yang akan kembali berunjuk rasa bakal mengusung isu yang berbeda.

Jika sebelumnya mereka menuntut proses hukum terhadap calon gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atas dugaan penistaan agama, maka pada aksi yang akan datang, pengunjuk rasa akan menuntut penurunan pejabat yang dianggap melindungi Ahok.

"Di media sosial kan sudah ramai yang berbicara seperti itu. Nah kami mengharapkan itu tidak terjadi sama sekali," kata Gatot.

Di media sosial, Presiden Joko Widodo dianggap melindungi Basuki Tjahaja Purnama.

Sebelumnya, Gatot juga mengatakan, pernyataan Kapolri tentang adanya upaya makar, bukanlah pernyataan mengada-ada.

Baca: Anggita Sari Kantongi Berbagai Jenis Psikotropika Agar Bisa Tidur Nyenyak

Baca: 1 Kg Emas dan Sertifikat Deposito Rp 6 Miliar Milik Wali Kota Madiun Disita

Baca: Rhoma Irama Jadi Bahan Guyonan Instagram Luar Negeri

Panglima TNI percaya bahwa Kapolri tidak asal bicara soal upaya makar dalam aksi 25 November 2015.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved