Dua Direktur Investasi Bodong Dibekuk Raup Rp 700 Miliar Dana Nasabah

“Dugaan kami terdapat 70.000 orang masyarakat yang gabung CSI. Artinya ada sekitar Rp 700 miliar dana yang terhimpun dari aktivitas ini.''

Dua Direktur Investasi Bodong Dibekuk Raup Rp 700 Miliar Dana Nasabah
kontan.co.id
Logo perusahaan investasi bodong PT CSI 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Polisi menangkap dua dIreksi PT Cakrabuana Sukses Indonesia (PT CSI) akhir pekan lalu, Jumat (25/11).

Penangkapan ini dilakukan setelah awal bulan lalu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi) menyatakan aktivitas PT CSI ilegal. 

Pengawas aktivitas investasi bodong ini mensinyalir PT CSI sudah meraup dana masyarakat sampai Rp 700 miliar. 

“Dugaan kami terdapat 70.000 orang masyarakat yang sudah bergabung dengan CSI. Artinya ada sekitar Rp 700 miliar dana yang terhimpun dari aktivitas ini,” ujar Tongam Lumban Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi kepada KONTAN, Selasa (29/11).

Baca: Hai Warga Babel Bos Dream for Freedom Meringkuk di Sel

Baca: Ini PROFIL Bos Dream For Freedom dan NESIA yang Mendekam di Penjara

Dia bilang, Jumat lalu, dua direksi atau pengurus PT CSI bernama Mohamad Yahya dan Iman Santoso resmi ditangkap.

Penangkapan berlangsung di Cirebon dengan jeratan tindak pidana pencucian uang sesuai pasal 5 UU 8/2010 tentang PencegahanTindak Pidana Pencucian Uang.

“Dugaan kami terdapat 70.000 orang masyarakat yang sudah bergabung dengan CSI. Artinya ada sekitar Rp 700 miliar dana yang terhimpun dari aktivitas ini,” ujar Tongam.

Baca: Ayu Ting Ting Lagi Hepi, Rayakan Followers Instagram yang Capai 17 Juta, Ini Video Kocaknya

Baca: Ustaz Wijayanto Pimpin Istighosah dan Tabligh Akbar di Alun-Alun Taman Merdeka Besok

Sebagai informasi, PT CSI menawarkan investasi denganminimum setoran awal Rp 50 juta melalui empat lini bisnis sepertiJasa Konsultasi Keuangan, Konsultasi Bisnis dan Investasi, Jual BeliLogam Mulia Fisik dan Konsultasi Travel dengan imbal hasil pasifsebesar 5% per bulan.

Penangkapan ini merupakantindak lanjut dari keterangan Satgas Waspada Investasi pada 1 November 2016 lalu bahwa kegiatan PT CSI adalah termasuk kegiatan investasi yang melawan hukum (ilegal).

Dari penyelidikan Satgasdicapai keputusan bahwa Kementerian Koperasi dan UKM RI melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Madani Nusantara dan KSPPS BMT Sejahtera Mandiri.

Halaman
12
Editor: Idandi Meika Jovanka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved