Selasa, 19 Mei 2026

Setelah Salat Subuh, Peserta Aksi 2 Desember dari Ciamis Lanjutkan Long March

Setelah azan subuh berkumandang para peserta longmarch dari Ciamis menuju Jakarta untuk mengikuti aksi Super Damai pada 2 Desember.

Tayang:
Editor: fitriadi
Tribun Jabar/Andri M Dhani
Sejumlah ulama dan santri dari berbagai pondok pesantren di Ciamis memilih berjalan kaki dari Ciamis ke Jakarta untuk menghadiri aksi Bela Islam Jumat (2/12/2016) nanti. Mereka berangkat dari Masjid Agung Ciamis, Senin (28/11/2016) dan akan menempuh perjalanan kaki sejauh 300 km dan targetnya hari Jumat (2/12/2016) sudah sampai di Jakarta. 

BANGKAPOS.COM, BANDUNG - Setelah azan subuh berkumandang para peserta longmarch dari Ciamis menuju Jakarta untuk mengikuti aksi Super Damai pada 2 Desember 2016, beranjak dari tidur untuk mengambil air wudu dan melakukan salat berjamaah yang selanjutnya berdoa.

Para peserta jalan kaki yang beristirahat dan menginap di aula dan mesjid Perhutani, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (1/12/2016), sebelum melajutkan perjalanannya, mereka sarapan terlebih dahulu.

Mereka sarapan seusai salat subuh dan berdoa, dengan nasi bungkus atau nasi kotak, yang telah disediakan di depan aula. Para peserta aksi pun mengantre mengambil makanan untuk sarapan.

Bahkan pagi itu, masih terlihat warga yang berdatangan membawakan makanan bagi para peserta aksi.

Peserta aksi pun menyantap sarapan, mereka berkelompok, ada yang sarapan di aula, di luar, dan di area mesjid.

Peserta aksi akan melanjutkan perjalanan pagi ini. Ia pun mengingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya setelahnya sarapan. 

Naik bus

Pantauan Tribun peserta aksi damai yang berjalan kaki itu dikawal aparat kepolisian.

Mereka terlihat membawa sejumlah atribut yang akan digunakan pada aksi besok.

Mereka berjalan memenuhi lajur lambat atau khusus sepeda motor di Jalan Soekarno-Hatta.

Keberadaan mereka di Kota Bandung merupakan hari ketiga setelah melakukan perjalanan dari Kabupaten Ciamis. Mereka bermalam di aula yang ada di kantor Perhutani.

Bukan tanpa alasan mereka menempuh ratusan kilometer untuk menuju ke Jakarta.

Perusahaan bus di Kabupaten Ciamismenolak menyewakan armada untuk perjalanan peserta aksi damai.

http://cdn2.tstatic.net/jabar/foto/bank/images/peserta-aksi-2-desember-melanjutkan-perjalanan-ke-jakarta_20161201_083542.jpg

Peserta aksi 2 Desember melanjutkan perjalanan ke Jakarta, Kamis (1/12/2016).(Tribun Jabar)

Tak semua peserta aksi damai melakukan kaki. Separuh peserta aksi asal Kabupaten Ciamis menggunakan bus yang disediakan donatur.

Mereka menggunakan bus merupakan peserta aksi damai yang sudah berjalan kaki sejah 130 kilometer.

"Kami memutuskan orang yang sudah berjalanan kaki ratusan kilometer akan naik bus. Orang yang masih mau, masih kuat, dan mampu akan jalan kaki," kata Koordinator GNPF MUI, Nonop Hanafi.

Sebagian peserta aksi damai yang tidak berjalan kaki akan menaiki 10 bus.

Namun, kata Nonop, tak menutup kemungkinan peserta aksi yang sudah berangkat dengan berjalan kaki akan dijemput.

Hal itu tergantung situasi, kondisi, jarak tempuh, dan waktu. Mengingat, kata dia, aksi damai berlangsung besok.

"Kami juga ada kebijakan untuk para pejalan kaki yang sudah berangkat," kata Nonop.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved