Aksi 2 Desember

Kapolri Jelaskan Proses Hukum Ahok kepada Massa

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian tetap melanjutkan sambutannya meski massa tetap memintanya turun panggung.

Kapolri Jelaskan Proses Hukum Ahok kepada Massa
Ambaranie Nadia K.M
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu (2/11/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menghadiri doa bersama yang digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016).

Ia pun diundang ke atas panggung untuk memberi sambutan di hadapan peserta aksi damai tersebut.

Pada kesempatan itu, Tito menjelaskan proses hukum terhadap Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ia memastikan proses hukum terus berjalan.

"Untuk itu saya mohon dukungan dari saudara-saudara semua agar proses hukumnya terus berjalan," kata Tito.

Ucapannya tersebut disambut teriakan, "Buktikan! Buktikan!" kata para peserta doa bersama.

Sebelumnya, saat baru naik ke atas panggung, massa sempat meminta Tito untuk turun.

Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir sebagai penyelenggara acara ini meminta massa untuk tenang.

Tito tetap melanjutkan sambutannya meski massa tetap memintanya turun panggung.

"Panitia meminta kepada kepolisian untuk melaksanakan acara ini. Kami memfasilitasi kegiatan ini sehingga bisa terakomodir dengan baik," ujar Tito.

Tito mencoba menenangkan massa dengan kalimat yang menyejukkan.

Namun, seruan untuk turun panggung belum mereda. Bachtiar kembali menenangkan massa yang bergejolak.

"Bapak Kapolri simbol negara. Jadi tenang. Silakan, Pak," kata Bachtiar.

Berdasarkan kesepakatan GNPF MUI dengan Polri, aksi hanya diisi dengan doa bersama, zikir, tausiyah, dan shalat Jumat.

Namun, beberapa waktu setelah acara dimulai, peserta aksi mulai berorasi dan menuntut agar Ahok ditahan.

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved