Breaking News:

Mengkhawatirkan, Minyak Indonesia Habis 12 Tahun Lagi, Krisis Mengintai Anak-Cucu

Sedangkan, produksi minyaknya hanya 600.000-800.000 BPH. Ketidakseimbangan antara produksi minyak yang terus turun dengan konsumsi dalam negeri ...

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

“Kita akan mengalami krisis energi,” ucap Marwan.

Indonesia diyakini akan terus tergantung dengan impor minyak bila tidak ada keseriusan mengembangkan energi baru terbarukan. Akibatnya devisa negara akan terus terkuras hanya untuk impor minyak saja.

Kenaikan harga minyak dunia ke angka 80 dollar AS-100 dollar AS per barel seperti beberapa tahun silam masih menjadi bayang-bayang.

Bila itu terjadi lagi, maka pemerintah harus mengeluarkan lebih banyak rupiah untuk impor minyak.

Sedangkan dari sisi APBN, pemerintah sudah kepayahan meningkatkan penerimaan negara di tengah lemahnya pertumbuhan ekonomi global, anjloknya harga komoditas, hingga gejolak pasar keuangan.

Padahal, APBN adalah ruh perekonomian dan pembangunan bangsa.

“Akhirnya, krisis energi bisa membawa atau menggiring kita kepada krisis ekonomi. Kenapa? Itu karena kita sangat tergantung ke impor,” kata Marwan.

Penulis : Yoga Sukmana

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved