Tersangka Makar

Ahmad Dhani Lolos Penahanan, tapi Proses Hukum Tidak Dihentikan

Boy Rafli Amar melanjutkan meski tidak dilakukan penahanan, bukan berarti proses hukum pada Ahmad Dhani dihentikan.

tribunnews
Ahmad Dhani 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya tidak melakukan penahanan pada musisi Ahmad Dhani meskipun dia berstatus tersangka penghinaan pada penguasa.

Ahmad Dhani dilepaskan penyidik setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"Yang bersangkutan inisial AD (Ahmad Dhani) tidak ditahan, karena kan ancaman hukumannya di bawah lima tahun jadi pertimbangan penyidik tidak ditahan," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar, Sabtu (3/12/2016) di Mabes Polri.

Boy Rafli Amar melanjutkan meski tidak dilakukan penahanan, bukan berarti proses hukum pada Ahmad Dhani dihentikan.

Tetap saja Ahmad Dhani dijerat dengan Pasal 207 KUHP, yang berbunyi barang siapa dengan sengaja di muka umum menghina suatu penguasa dan badan hukum diancam pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan.

Atas kasus ini, penyidik juga sudah memeriksa para saksi, termasuk saksi ahli, dan menyita beragam barang bukti.

Untuk diketahui, pagi hari jelang aksi 212, Jumat (2/12/2016) mulai pukul 02.30-06.00 WIB, Polda Metro Jaya menangkap 11 orang dan ditetapkan sebagai tersangka.

Dari 11 orang ini, tiga orang ditahan sementara delapan lainnya tidak ditahan dan dikembalikan ke keluarga.

Dhani optimistis tak akan lagi dipanggil untuk sejumlah pemeriksaan lanjutan.

Menurutnya, pasal penetapan terhadap dirinya seperti dipaksakan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved