Eksotis Gusung Pasir Pulau Panjang Jadi Idola Lokasi Foto Pre Wedding

Pulau Panjang yang oleh sementara nelayan dianggap memiliki sisi mistis, ternyata menyimpan banyak pesona.

Eksotis Gusung Pasir Pulau Panjang Jadi Idola Lokasi Foto Pre Wedding
IST
Hamparan gusung pasir yang eksotis di Pulau Panjang menjadi lokasi foto pre wedding ideal. Tampak dalam gambar, Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc (baju merah) didampingi Shintaro Ueno dan Masahiko Ogata (pakar dari Hitachi Ltd, Service, and Platform Business Unit, Jepang) dan Yovi Dzulhijjah R (staf Regional Development Institute, URDI), dari atas kapal “Napoleon 038” yang mereka tumpangi menyaksikan keeksotisan gusung pasir Pulau Panjang.

BANGKAPOS.COM, BANGKA, -- Pulau Panjang yang oleh sementara nelayan dianggap memiliki sisi mistis, ternyata menyimpan banyak pesona.

Salah satunya hamparan gusung pasir di bagian Barat pulau yang sangat eksotis, sehingga kerap menjadi lokasi pengambilan foto pre wedding (sebelum nikah).

“Banyak pasangan muda dari Pulau Bangka dan sekitarnya mengabadikan cinta mereka melalui foto pre wedding di lokasi gusung pasir itu!,” tukas Misdi, Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Sungailiat-Pangkalbalam, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Keindahan gusung pasir ini dirasakan langsung oleh Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc (‘country person’ industriawan Jepang untuk Indonesia) bersama tim dari Hitachi Ltd, Service and Platform Business Unit, Jepang, dan Yovi Dzulhijjah R (staf Regional Development Institute, URDI) yang menumpang kapal PSDP “Napoleon 038” menuju ke Pulau Semujur.

Sebelum menuju Pulau Semujur, Prof Agus dan rombongan ini sempat mampir ke Pulau Panjang dan menyaksikan keeksotisan gusung pasir Pulau Panjang.

“Kalau air laut pasang, panjang gusung pasir itu mencapai sekitar seribu meter. Namun kalau air surut, hamparan pasir di depan pulau menjadi luas, bagaikan daratan saja,” ujar Misdi yang karena tugas kerap mengitari sejumlah pulau di Bangka Tengah menggunakan “Napoleon 038”.

Gusung pasir Pulau Panjang memang cocok menjadi ‘spot’ (titik lokasi) foto pre wedding dengan tema pantai dan pulau.

Selain fotograper leluasa memperoleh sudut pengambilan (‘angle’) foto, keberadaan kumpulan burung yang kerap terbang rendah di atas gusung pantai pun mampu menghadirkan kesan romantik.

Prof Agus didampingi Shintaro Ueno dan Masahiko Ogata (pakar dari Hitachi Ltd) mengaku terkesan ketika menyaksikan sejumlah kumpulan burung laut menukik ke permukaan air di atas gusung pasir untuk ‘mematuk’ ikan dan biota laut yang ada di sana.

“Bangka Belitung itu, baik di darat maupun di laut, sangat kaya dengan pesona. Itu semua merupakan aset yang harus senantiasa kita rawat dan dilindungi,” ujar Agus Hartoko yang sehari haari adalah Wakil Rektor II Universitas Bangka Belitung (UBB).

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved