Tujuh Bocah Malah Asik Nonton Video Porno dan Judi Online di Warnet saat Didatangi Polisi

Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan melakukan razia warung internet (warnet) di Kota Kisaran.

Tujuh Bocah Malah Asik Nonton Video Porno dan Judi Online di Warnet saat Didatangi Polisi
bangkapos.com/hendra
ilustrfasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus

BANGKAPOS.COM, MEDAN - Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan melakukan razia warung internet (warnet) di Kota Kisaran.

Dalam razia kali ini, petugas mengamankan tujuh orang bocah yang tengah asyik menonton situs porno dan bermain judi online.

Adapun ke tujuh bocah itu masing-masing E, K, RS, P, H, Y dan TK. Ke tujuh bocah itu diamankan dari dua warnet yang berada di Jl Rivai, Kota Kisaran.

Baca: Ini Hadiah Istimewa Ahok pada Istri saat Ultah

Baca: Sophia Latjuba Naik Pesawat, Ariel Ketawa Ngakak Lihat Ekspresi Wajahnya

Baca: Terkuak, Inilah Total Rincian Biaya Pengamanan Aksi 411 dan 212

"Dua warnet yang kami razia masing-masing Plus Net dan X Net. Dari kedua warnet ini, kami temukan sejumlah bocah yang membuka tayangan porno dan bermain judi online berupa permainan Poker," kata Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Bayu Samara, Senin (5/12/2016).

Ia mengatakan, razia kali ini untuk mengantisipasi tindak kekerasan seksual bagi anak di bawah umur. Selama ini, banyak kasus pelecehan yang korban dan pelakunya adalah bocah.

"Kami juga melakukan razia kepada sejumlah warnet yang melanggar jam tayang. Razia kali ini, masih dalam tahap sosialisasi," ungkap Bayu.

Baca: Jaga Kesucian Aksi 212, Kapolri Sebut Penangkapan Tokoh dan Aktivis‎ saat Subuh Sudah Disetting

Baca: Tanggapi Isu Makar, Try Sutrisno Sebut Tunggu Saja

Berdasarkan data di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Asahan, pada tahun 2015 saja, kasus pelecehan terhadap bocah perempuan berjumlah 104.

Sementara di tahun 2016, jumlahnya meningkat menjadi 185 kasus.

"Hal-hal seperti ini tentu menjadi kekhawatiran kita semua. Kebanyakan kasus pelecehan, memang berawal dari tayangan porno di situs-situs internet," ungkap mantan Kanit Pidum Polrestabes Medan ini. (ray/tribun-medan.com)

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved