FPI Ancam Revolusi Jika Jokowi Masih Lindungi Ahok
"Harga mati, kami minta Ahok untuk segera ditahan secepatnya. Kami akan minta keadilan,"
BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Sekjen DPD FPI Jakarta, Habib Novel Bamukmin, meminta pemerintah dan aparat penegak hukum menegakkan hukum terhadap pelaku dugaan penistaan agama, Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama.
Baca: Kapolri Beberkan Perbedaan dengan Kasus Arswendo, Lia Eden hingga Jessica Sehingga Ahok tak Ditahan
Apabila tak dilakukan penegakan hukum, maka FPI akan melakukan 'revolusi'.
"Kami akan revolusi sesuai prosedur yang ada. Kalau Jokowi masih melindungi Ahok, tak punya ketegasan kami harus buat perubahan," ujar Novel, kepada wartawan, Selasa (6/12/2016).
Baca: Artis Ini Ungkap Bahwa Dirinya Diperkosa Sungguhan Demi Film Populer Ini Bikin Geger
Selama ini, kata dia, FPI tergabung di dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) melakukan aksi 'Bela Islam I, II, dan III' pada 14 Oktober, 4 November, dan 2 Desember.
Baca: Bikin Heboh Lagi, Syahrini Jatuh Terjungkal Gara-gara Terlalu Bersemangat Menyapa Rekan-rekannya
Menurut dia, apabila pelaku penistaan agama dibiarkan bebas, maka akan membiarkan penista-penista agama yang lain hidup bebas.
Sehingga, pihaknya akan membuat efek jera.
Baca: Tangan Suami Nagita Masuk ke Dalam Ini, Mulan Jameela dan Selvi Kitty Goyang Bareng
Sebab dikhawatirkan apabila Ahok lolos besok-besok akan ada penista-penista agama lainnya.
"Harga mati, kami minta Ahok untuk segera ditahan secepatnya. Kami akan minta keadilan," katanya.
Penulis: Glery Lazuardi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/habib-novel-saat-berada-di-polda-metro-jaya_20161206_184022.jpg)