Ini Harapan Yusril Terhadap Polisi Terkait Rachmawati Soekarnoputri

"Ada dua cara yang bisa ditempuh untuk menghentikan perkara, yang pertama adalah SP3 dan deponir. Kalau deponir harus berhubungan dengan ..."

Ini Harapan Yusril Terhadap Polisi Terkait Rachmawati Soekarnoputri
Kompas.com/Robertus Belarminus
Rachmawati Soekarnoputri dalam jumpa pers di kediamannya di Jalan Jatipadang Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016). Terlihat di sebelah kiri (foto) Rachmawati, yakni penasihat hukumnya Yusril Ihza Mahendra dan Wakil Rektor Universitas Bung Karno (UBK) Teguh Santosa (paling kiri foto). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Penasihat hukum Rachmawati Soekarnoputri, Yusril Ihza Mahendra berharap pihak kepolisian mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap status tersangka yang ditetapkan pada adik Megawati Soekarnoputri tersebut.

Baca: Pria Ini Bawa Keris Saat Ingin Berfoto Dengan Ahok, Selanjutnya Hal Ini Terjadi

Yusril yang juga dikenal sebagai pakar hukum tata negara mengatakan SP3 sangat mungkin dikeluarkan lantaran tidak ada cukup bukti bagi kepolisian untuk melanjutkan penyidikan pada Rachmawati Soekarnoputri.

Baca: Restoran Muslim Ini Tawarkan Makan Gratis di Hari Natal

"Ada dua cara yang bisa ditempuh untuk menghentikan perkara, yang pertama adalah SP3 dan deponir. Kalau deponir harus berhubungan dengan kepentingan umum, jadi paling mungkin adalah SP3," ujar Yusril saat mendampingi Rachmawati Soekarnoputri memberikan keterangan pers di kediamannya di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

Baca: Wow, Cinta Laura Kini Lebih Berotot

Yusril Ihza Mahendra mengaku sudah berdiskusi dengan Rachmawati Soekarnoputri mengenai kemungkinan kasus tersebut diberi status SP3.

"Beliau sudah setuju dan kami memang berharap kasus ini diberi status SP3," lanjut Yusril Ihza Mahendra.

Penulis: Rizal Bomantama

Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved