Kepala Biro Umum Babel Diperiksa Penyidik Polda Karena Pakai Kas Pemprov Rp 1,3 Miliar

Delapan pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung diperiksa penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Daerah (Polda) Babel.

Kepala Biro Umum Babel Diperiksa Penyidik Polda Karena Pakai Kas Pemprov Rp 1,3 Miliar
bangkapos.com/Evan Saputra
Kepala Biro Perlengkapan dan Umum Setda Provinsi Babel, Haris Ar 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Delapan pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung diperiksa penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Daerah (Polda) Babel.

Pemeriksaan sudah berlangsung sejak Selasa (6/12) dan Rabu (7/12) di ruangan tim desk Pilkada Perkantoran Gubernur Babel. Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Babel, M Haris termasuk satu dari delapan pegawai itu.

Baca: Calon Wali Kota Terpilih Pematangsiantar Meninggal Mendadak

Baca: Pelajar SMAN 1 Sungaiselan Tenggelam Setelah Berenang Bareng Teman

Baca: Solar SPDN Teluk Dalam Disita Polisi, Diduga Main Takaran

Baca: Dukun Kampung Sebut Buaya Sedang Cari Tumbal

Informasi yang dihimpun Bangka Pos, pemeriksaan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 20.00 itu terkait Laporan Hasil Pemeriksaan Tahunan Inspektorat Babel.

MEREKA YANG MEMINJAM
M Haris (Kabiro Umum dan Perlengkapan) Rp 1,3 miliar.
Gatmir Apriyanto (Kabag perlengkapan sekaligus PPTK) Rp 425 juta
Ferdiyan Loebis (Kasubbag RT dan Umum) Rp 242 juta
Sandiyaji (mantan Kasubbag Humas dan Protokler ) Rp 292 juta
Abdul Suhardianto (Kasubbag Pengadaan dan Pemeliharaan) Rp 190 juta.

Haris dan empat pegawai lainnya disebut punya utang yang uangnya berasal dari kas daerah. Haris dikabarkan punya utang paling banyak yaitu sekitar Rp 1,3 miliar.

Saat dikonfirmasi, Haris belum banyak berkomentar mengenai kabar pemeriksaan dan utang yang dimilikinya.

Ditemui sebelum masuk ruangan yang dijadikan sebagai tempat pemeriksaan, Selasa (6/12), Haris justru melontar canda kepada awak media.

"Apa yang nek (mau) ku (saya) konfirmasi ke ikak (kalian), kelak (nanti) lah. Tanya lah ke Inspektorat. Dak de (tidak ada) bukan pemeriksaan, tapi konfirmasi," kata Haris sembari masuk ke ruangan sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca: Dukun Kampung Sebut Buaya Sedang Cari Tumbal

Baca: Kisah Suharnas Calon Pengantin yang Tewas Tertimbun dan Permintaan Inai yang Dilanggar

Baca: Tagar #DiRuangGantiTimnas Bikin Heboh Soal Percakapan yang Mengocok Perut

Empat pegawai lainnya yaitu Kabag perlengkapan sekaligus PPTK, Gatmir Apriyanto sebesar Rp 425 juta, Kasubbag RT dan Umum Ferdiyan Loebis sebesar Rp 242 juta, mantan Kasubbag Humas dan Protokoler Sandiyaji Rp 292 juta, dan Kasubbag Pengadaan dan Pemeliharaan, Abdul Suhardianto Rp 190 juta.

Tiga pegawai lain yang turut diperiksa penyidik Tipikor Polda Babel adalah Kasubag Keuangan Nur Fahmi dan dua bendahara yaitu Anwar Sani dan Misran.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved