Lahan Kawasan Industri Jelitik Diklaim Warga

Pemerintah Kabupaten Bangka masih menelusuri status beberapa lahan di Kawasan Industri Jelitik Sungailiat yang sudah dimiliki perorangan.

Bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka masih menelusuri status beberapa lahan di Kawasan Industri Jelitik Sungailiat yang sudah dimiliki perorangan bahkan sudah dipagar.

Bupati Bangka H Tarmizi Saat mengatakan pihaknya masih meneliti surat lahan tersebut untuk mengetahui asal usul tanah yang diklaim warga.

"Asal usulnya seperti apa. Kalau memang tanah pemerintah daerah tentu kita ada caranya, untuk mengatasi dengan pihak yang mengklaim tanah dia," ungkap Tarmizi kepada bangkapos.com usai membuka Musda XIV Pemuda/KNPI Bangka di Hotel ST 12 Sungailiat, Jumat (9/12/2016).

Tarmizi mengungkapkan, asal lahan di Kawasan Industri Jelitik tersebut pada masa Bupati Bangka H Eko Maulana Ali seluas 273 hektar.

Lahan tersebut hibah dari PT Timah Tbk kepada Pemkab Bangka.

Tarmizi menduga Pemkab Bangka terlambat mengurus sertifikat lahan tersebut sehingga masih tersisa seluas 100 lebih hektar.

"Orang lain sudah mengurus suratnya," kata Tarmizi.

Dia mengatakan, untuk lahan yang sudah dipagar tembok keliling oleh warga, masih diteliti. Jika sah milik Pemkab Bangka maka harus dikembalikan kepada Pemkab Bangka.

"Saya belum neken surat (perobohan tembok pagar-red). Pemerintah daerah ini melihat dulu. Saya belum lihat suratnya. Saya belum ada neken suratnya," jawab Tarmizi.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved