Selasa Pekan Depan, Penampung WNA di Keposang Segera Dipanggil

"Terkait pemilik tempat tambang itu kita belum ketahui, tetapi kita akan surati yang diduga menampung lokasi WNA itu. Rencana Selasa pekan depan ..."

Selasa Pekan Depan, Penampung WNA di Keposang Segera Dipanggil
Bangkapos/Riki Pratama
Pihak kantor Imigrasi Pangkalpinang melakukan pemeriksaan terhadap lokasi tempat tinggal warga negara asing (WNA) yang diketahui warga dari China, Rabu (7/12/2016) siang. 

TOBOALI, BN -- Keberadaan warga negara asing (WNA) di Desa Keposang, Kecamatan Toboali menjadi perhatian aparat Polsek Toboali. Polisi dalam waktu dekat akan memanggil orang yang diduga sebagai penampung WNA di desa tersebut.

Kapolsek Toboali AKP AKP Albert D H Tampubolon mengatakan masalah WNA dan tambang meja goyang harus segera dituntaskan.

"Terkait pemilik tempat tambang itu kita belum ketahui, tetapi kita akan surati yang diduga menampung lokasi WNA itu. Rencana Selasa pekan depan kita panggil," kata Albert, Jumat (9/12).

Pihaknya juga akan melakukan penyelidikian dan pemeriksaan terhadap dokumen tempat perizinan penggilingan batu terak pasir timah atau meja goyang di Desa Keposang.

Mengenai pernyataan masih banyak produksi meja goyang berjalan di Basel, Daniel mengatakan belum bisa memastikannya.

Daniel mengatakan, pihak polisi akan melakukan evaluasi dan menyelidiki selain dari kepemilikan izin produksi meja goyang, juga akan menelusuri hasil timah tersebut dijual.

"Ini menjadi bahan evaluasi, akan kita selidiki. Bila terbukti salah, pemiliknya bisa ditahan karena ilegal. Yang pasti pemiliknya akan dipanggil, klarifikasi mengenai keberadaan tempat produksi meja goyang. Termasuk tujuan WNA itu masuk, bekerja atau wisata kunjungan, lalu siapa yang mengajak dan siapa yang menggajinya," jelasnya.

Sebelumnya dikenali Aming seorang warga Desa Keposang, sebagai pemilik kontrakan tempat dua WNA asal Tiongkok menetap. Namun, Aming sempat membantah memperkerjakan warga asing, dan keduanya dibawa orang lain. (N4)

Editor: asmadi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved