Persoalan Pasar Kite Sungailiat Hanya Masalah Kran Air dan Sudah Diganti

Kasus proyek Pasar Kite Sungailiat kini mulai menjadi sorotan pihak Kejati Babel lantaran bermula seorang jurnalis

Persoalan Pasar Kite Sungailiat Hanya Masalah Kran Air dan Sudah Diganti
Bangkapos/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Proyek pembangunan Pasar Kite Sungailiat bernilai Rp 16 miliar rencananya bakal 'dibidik' kembali oleh pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel) meski sebelumnya diakui pimpinan Kejati Babel, Happy Hadiastuty SH CN di sela-sela menggelar kegiatan konferensi pers, Jumat (10/12/2016) dalam pengusutan sebelumnya pihaknya hanya menemukan soal permasalahan kran air di pasar tersebut.

Menanggapi pernyataan Kajati Babel, Bupati Bangka Tarmizi justru mengatakan jika dirinya saat ini enggan berkomentar lebih jauh terkait proyek pembangunan Pasar Kite Sungailiat tersebut.

"Kalau masalah itu (Pasar Kite Sungailiat--red) saya ndak bisa banyak komentar ya dan saya rasa itu domain pihak kejaksaan, tetapi kami melakukan proses pembangunannya sesuai aturan dan proses yang ada," ujar Tarmizi kepada wartawan ditemui di sela-sela menghadiri acara deklarasi ikatan alumni ISBA Jogja di gedung griya kantor PT Timah Tbk, Kota Pangkalpinang, Sabtu (10/12/2016).

Kasus proyek Pasar Kite Sungailiat kini mulai menjadi sorotan pihak Kejati Babel lantaran bermula seorang jurnalis asal majalah Forum sempat menanyakan seputar penanganan kasus pasar tersebut dikarenakan sebelumnya info yang didapat jurnalis jika kasus Pasar Kite Sungailiat sebelumnya sempat dibidik pihak Intelijen Kejati Babel, Jumat (9/12/2016) lalu di sela-sela kegiatan konferensi pers di ruang lobi gedung kantor Kejati Babel, di Air Itam Kota Pangkalpinang.

"Mohon ijin bu Kajati saya mau menanyakan bagaimana perkembangan penanganan kasus proyek Pasar Kite Sungailiat," tanya jurnalis itu di hadapan pimpinan tertinggi di institusi kejaksaan di Babel ini.

Mendengar pertanyaan tersebut Happy langsung menjawab.

"Untuk kasus itu Kejati tidak menanganinya," jawabnya singkat di hadapan awak media yang hadir dalam kegitan konferensi pers.

Seketika itu pula Romli pun termasuk seorang jurnalis lainnya menyangkal jawaban pimpinan Kejati Babel tersebut.

Sebaliknya perwakilan jurnalis mencoba menyakinkan pimpinan Kejati Babel itu jika sebelumnya kasus proyek Pasar Kite Sungailiat itu sebelumnya sempat dibidik oleh pihak Intelijen Kejati Babel, bahkan pihak Kejaksaan Negeri Sungailiat pun sempat menyebutkan pula jika kasus Pasar Kite itu ditangani pihak Kejati Babel.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved