Breaking News:

3 Tentara Filipina dan 10 Militan Abu Sayyaf Tewas saat Baku Tembak di Sulu

Sepuluh anggota militan Abu Sayyaf tewas dan enam lagi cedera dalam baku-tembak sengit selama dua jam antara anggota militer Filipina dan militan ...

Abu Sayyaf/BBC
Abu Sayyaf mencari tebusan untuk mendanai kampanye pembentukan negara Islam Independen. 

BANGKAPOS.COM, MANILA -- Sepuluh anggota militan Abu Sayyaf tewas dan enam lagi cedera dalam baku-tembak sengit selama dua jam antara anggota militer Filipina dan militan pada akhir pekan di Filipina Selatan, kata seorang juru bicara militer regional negara itu, Senin (12/12/2016).

Baca: Berawal Dari HP Pinjaman, Kasus Sodomi 11 Siswa SD Oleh Ismail Akhirnya Terbongkar

Mayor Filemon Tan, juru bicara Komando Militer Mindanao Barat mengatakan, tentara Filipina berhadapan dengan 150 militan Abu Sayyaf, Sabtu (10/12/2016) pukul 10.00 waktu setempat, di satu desa terpencil, Patikul, Provinsi Sulu.

Baca: Mengejutkan, Sang Wanita Rela Organ Intimnya Diperlakukan Seperti Ini, Demi Sang Kekasih

Tiga prajurit pemerintah juga tewas dan 21 tentara lainnya cedera dalam baku-tembak tersebut, sebagaimana dilaporkan kantor berita China Xinhua, Senin ini.

Menurut Tan, lima dukungan udara dan pendukung lain diberikan buat tentara yang terlibat pertempuran.

Baca: Rotasi Bumi Semakin Melambat, Peneliti Sebut Sehari Bisa Jadi 25 Jam

Satuan militer dari wilayah yang berdekatan juga memasang penghalang dan melancarkan operasi perburuan, sementara korban jiwa segera dibawa ke rumah sakit yang berada tak jauh dari lokasi bentrokan.

Militan Abu Sayyaf telah melancarkan serangkaian serangan dan perampokan di Filipina selatan dan Laut Sulu, termasuk penculikan untuk meminta tebusan, pemboman, pengutipan, serangan terhadap desa di Provinsi Sulu dan Basilan, sejak awal 1990-an.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah memerintahkan militer untuk memburu gerilyawan garis keras itu, yang diduga memiliki 350 anggota aktif sekarang.

Duterte mengatakan ia tak memiliki rencana untuk mencapai kesepakatan perdamaian dengan kelompok Abu Sayyaf. (*/Antara/Xinhua-OANA,)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved