Terpopuler Sepanjang 2016

Ahok Ogah Batalkan Proyek Reklamasi Ternyata Karena Ini

Saya mau terus. Sekarang kalau ada class action gimana? Class action aja batalin dia, jangan saya dong

Ahok Ogah Batalkan Proyek Reklamasi Ternyata Karena Ini
KOMPAS.COM/GARRY ANDREW LOTULUNG
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat berbincang dengan Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016). 

Sunny mengaku berkomunikasi dengan mantan Ketua Komisi Pembangunan DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) reklmasi.

Sunny menghubungi Sanusi di tengah pembahasan Raperda reklamasi.

Dia menghubungi Sanusi demi mempertanyakan alasan pihak DPRD tidak membahas draf Raperda Rencana Tata Ruang yang sudah diajukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

"Saya kontak dia (Sanusi) karena draf dari Bappeda sudah selesai. Kemudian diajukan ke DPRD. Tapi lama tidak bergerak," ujar Sunny di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2016).

Sunny berperan untuk menengahi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan DPRD DKI, juga dengan pengembang reklamasi

Pihak pengembang berulang kali menanyakan nasib dari Raperda tersebut.

"Paguyuban (pengembang) cek ke saya. Saya bilang, 'cek saja langsung ke sana (DPRD), nah sudah dicek berkali-kali, dan tidak selesai," imbuh dia.

Sunny berinisiatif untuk menanyakan langsung ke Sanusi yang merupakan anggota Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta.

"Saya cek langsung (ke Sanusi). Kenapa Sanusi? Karena kita tahu, Sanusi paling tahu soal beginian, yang lain kan enggak mengerti. Terakhir kontak Februari, saya tidak ingat," kata Sunny.

Bertemu Aguan
Selain berbicara tentang Sanusi, Sunny pun menceritakan juga tentang Bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved