Rustamsyah Serahkan Bantuan Untuk Nelayan dan Pembudidaya Ikan

Rustamsyah menyerahkan bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan dan budidaya ikan serta penyerahan kartu asuransi nelayan

Rustamsyah Serahkan Bantuan Untuk Nelayan dan Pembudidaya Ikan
bangkapos.com/Edwardi
Penyerahan bantuan sarana dan prasarana bagi 4 Pokdakan Binaan UPP Perikanan Budidaya Kab. Bangka oleh Wabup Bangka Rustamsyah, Rabu (14/12/2016)

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Bupati Bangka (Wabup) Bangka, Rustamsyah menyerahkan bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan dan budidaya ikan serta penyerahan kartu asuransi nelayan kepada kelompok usaha bersama (KUB) nelayan, Rabu (14/12/2016) di halaman kantor Dinas Kelautan dan Perikananan Kabupaten Bangka Jalan A. Yani Jalur Dua, Sungailiat.

Dalam kegiatan yang dihadiri ketua DPRD Bangka, Kejari Bangka, Ketua Pengadilan Negeri Bangka, Kepala SKPD di lingkungan Pemda Bangka, dan para tamu undangan lainnya itu, Wabup Bangka menyerahkan sarana penangkapan ikan, 26 unit GPS, fish finder, 7 kasco perahu, dan 1.206 Asuransi nelayan.

“Semoga bantuan hibah ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dijaga,’’ ujar Rustamsyah.

Dikatakannta, Kabupaten Bangka memiliki perairan laut yang sangat luas dengan kewenangan daerah, di samping itu pula memiliki perairan payau, perairan umum dan perairan kolong, bekas galian timah yang semuanya memiliki potensi perikanan yang cukup besar.

Potensi lahan perairan air payau tersedia seluas 31.902,64 Ha, sedangkan air tawar seluas 4710,23 Ha sehingga bila dikelola dengan baik dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyakat.

Wabup Bangka menyambut baik program yang dilaksanakan oleh Dinas kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka yang telah diimplementasikan dalam berbagai bentuk program ini agar menjadi usaha tambahan bagi nelayan dan pembudidaya ikan.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan berupa sarana alat tangakap Ikan untuk membantu nelayan dan berharap program seperti ini dapat terus di kembangkan terutama dpat mengembangkan budidaya perikanan untuk membantu nelayan pada musim peceklik dalam rangka memberikan pelayanan dan kenyamanan dan keamanan kepada para nelayan baik saat melakukan aktifitas penangkapan ikan di laut maupun di darat.

“Pemerintah dalam hal ini juga meluncurkan program asuransi jiwa bagi para nelayan tangkap yang mana pada tahun pertama premi asuransinya ditanggung oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Sementara itu, Kepala DKP Bangka, A. Safran mengatakan bantuan yang diberikan adalah sarana penangkapan ikan berupa jaring tenggiri 250 piece , jaring kembung 250 piece , jaring Ciu 250 piece, jaring udang 251 pice, jarring kepiting 250 piece, GPS 26 unit, finder 25 unit , kasko perahu 7 unit, mesin tempel 3,5 pk 8 unit , mesin tempel 5 pk 7 unit, mesin tempel 9,8 pk 7 unit.

Untuk asuransi nelayan diusulkan pada tahun 2016 sebanyak 2.150 orang dan kartu asuransi sebanyak 1.216 orang. Kartu nelayan yang telah terbit sebanyak 3.913.

Selain itu juga, diberikan modal usaha kepada Pokdakan Sumber Jaya Abadi dari Belinyu, Usaha Maju Bersama Sungailiat, Laskar Lele Mendobarat, dan Nila Barokah Riausilip masing-masing sebesar Rp 55 juta.

‘’Pokdakan Kelimpat Merawang juga menjadi juara pertama lomba Pokdakan terbaik se Provinsi Babel dan juga Kenzie Aulia Farm Mendobarat menjadi juara kedua lomba UPR se Provinsi Babel,’’ jelasnya.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved