Hadapi Ancaman Cyber, Indonesia-China Jalin Kerja Sama di Bidang Keamanan Cyber

Kunjungan Dubes China kali ini membicarakan hal-hal yang sudah kami kembangkan dalam rangka kerja sama bilateral. Kami sepakat melakukan kerja ..."

Hadapi Ancaman Cyber, Indonesia-China Jalin Kerja Sama di Bidang Keamanan Cyber
Kristian Erdianto
Menko Polhukam Wiranto saat ditemui usai acara DKPP Outlook 2017 di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto bertemu dengan Duta Besar China, Xie Feng, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2016).

Baca: Ditanya Hakim, Saksi Ahli pada Praperadilan Buni Yani Ngaku Belum Lihat Isi Status Facebook

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas tentang rencana kerja sama kedua negara di bidang keamanan cyber.

Baca: Diretas, Yahoo Umumkan Hacker Curi Data Lebih 1 Miliar Akun Pengguna

"Kunjungan Dubes China kali ini membicarakan hal-hal yang sudah kami kembangkan dalam rangka kerja sama bilateral. Kami sepakat melakukan kerja sama di bidang cyber karena mereka punya teknologi yang cukup maju," ujar Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2016).

Baca: Ditanya Hakim, Saksi Ahli pada Praperadilan Buni Yani Ngaku Belum Lihat Isi Status Facebook

Saat ini, pemerintah sedang menginisiasi satu organisasi yang memayungi berbagai kegiatan cyber nasional.

Organisasi tersebut dibentuk untuk melindungi kegiatan perdagangan elektronik (e-commerce).

Baca: Ilmuwan Ini Temukan Spesies Baru Laba-laba Mirip Topi Harry Potter, Namanya Pun Unik

"Mereka punya satu pengalaman terkait proteksi terhadap e-commerce yang cukup bagus, oleh karena itu tidak ada salahnya kemudian kita lebih intens untuk melakukan kerja sama cyber ini," kata Wiranto.

Pada kesempatan yang sama, Xie Feng mengatakan, Indonesia dan China tengah menghadapi ancaman yang sama dalam ranah cyber.

Xie berharap, melalui kerja sama tersebut, kedua negara bisa saling membantu dan meningkatkan teknologi keamanan cyber.

"Sebagai negara yang sedang berkembang, saya kira kami bisa saling bertukar pengalaman. Dengan demikian kami bisa saling berkoordinasi untuk meningkatkan keamanan cyber," ujar Xie.

Penulis : Kristian Erdianto

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved