Anak Menyayangi Sesama Jika Sering Ditimang dan Dipeluk Saat Bayi

Bayi yang biasa ditimang, dicium dan dipeluk semenjak kecil akan punya rasa kemanusiaan dan kepedulian tinggi ketika berusia dewasa.

Anak Menyayangi Sesama Jika Sering Ditimang dan Dipeluk Saat Bayi
http://buahhati.co.id
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Menggendong, menimang, memeluk, dan mencium bayi memiliki manfaat lebih dari mengekspresikan rasa sayang orangtua pada anak.

Manfaat tersebut berkaitan dengan kemampuan anak dalam berempati dan mengasih sesamanya hingga mereka tumbuh dewasa.

Baca: Liburan Seru Bagi Keluarga yang Tak Bisa Bepergian

Berdasarkan laporan dari The Family Groove, rasa sayang dan kemampuan menyayangi orang lain pada setiap manusia sangat dipengaruhi oleh sentuhan penuh kasih yang mereka dapatkan semenjak kecil dari orangtua.

Sentuhan penuh sayang orangtua pada bayi, menurut hasil laporan tersebut di atas, menciptakan hormon bahagia.

Baca: Inilah Rahasia Kecantikan Wanita dari Berbagai Negara

Jadi, bayi yang telah merasakan dan mengenal hormon tersebut semenjak kecil, maka mereka punya rasa kemanusiaan dan kepedulian tinggi ketika berusia dewasa.

Selain itu, sentuhan sayang pada bayi juga meningkatkan kemampuan intelegensia dan motorik anak.

Baca: Cara Mudah Dapatkan Foto Berkualitas Tinggi dengan Smartphone

Lalu, temperatur tubuh bayi pun cenderung hangat dan stabil sehingga membuat tubuh mereka berkembang sehat.

Terakhir, bayi yang selalu mendapatkan ekspresi sayang lewat sentuhan orangtua, ditemukan jarang menangis dan memiliki kepekaan tinggi terhadap etika sosial di lingkungan sekitar. (Kompas.com)

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved