Kunjungi Bangka Pos, Siswa MTSN 2 Bangka Barat Ditantang Buat Berita

Kedatangan siswa untuk pertama kalinya ini seperti dikatakan salah satu guru pendamping Yuda untuk menambah wawasan

Kunjungi Bangka Pos, Siswa MTSN 2 Bangka Barat Ditantang Buat Berita
IST
Siswa MTSN 2 Bangka Barat mengakhiri kunjungan di Redaksi Bangka Pos dengan foto bersama. 

Laporan Wartawan Bangka POs, Giarti Hadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menggunakan tiga bus seratusan siswa dari MTSN 2 Bangka Barat disampingi guru-gurunya mengunjungi Harian Bangka Pos, Selasa (20/12).

Kedatangan siswa untuk pertama kalinya ini seperti dikatakan salah satu guru pendamping Yuda untuk menambah wawasan dan informasi seputar dunia jurnalistik.

"Ini untuk pertama kalinya kita mengajak siswa kesini agar mereka tau secara langsung tentang proses pembuatan koran dan bagaimana menjadi wartawan itu,"papar guru di Bidang Teknologi Informasi ini si sela-sela kunjungannya.

Dalam kunjungan kali ini mereka diterima salah satu redaktur Bangka Pos, Giarti Hadi di Bangka Room lantai 2 Kantor Harian Bangka Pos.

Siswa begitu antusias menanyakan berbagai hal dari sejarah harian Bangka Pos, cara pembuatan koran, hingga gaji dan nama-nama wartawan di Bangka Pos.

"Bangka Pos grup sendiri saat ini memiliki beberapa produk koran yaitu Bangka Pos, Pos Belitung dan Babel News, dan kita juga memiliki portal online bangkapos.com, papar Giarti.

Dalam kesempatan ini selain mendapatkan paparan mengenai sejarah Bangka Pos siswa juga dikenalkan teknik pembuatan berita secara sederhana.

"Intinya membuat berita itu harus ada unsur 5W+1H. 5W yang dimaksud adalah what, who, why, where dan when, satu H ini adalah How yakni bagaimana peristiwa itu terjadi,"papar Giarti.

Para siswa pun antusias mencatat berbagai keterangan yang disampaikan, tidak hanya siswa para guru juga antusias ikut bertanya seputar dunia jurnalistik.

Usai mendapatkan pengetahuan seputar pembuatan berita siswa diajak dialog dan mendapatkan tantangan dari Manajer Peliputan Dodi Hendriyanto untuk menuliskan hasil kunjungannya.

"Coba nanti adik-adik yang sudah mencatat ini membuat beritanya dan kirim ke sini nanti tulisan adik-adik ini akan dibaca di online oleh ratusan ribu orang, tidak hanya itu namun juga akan diterbitkan di media cetaknya di Bangka Pos,"tantangnya.

Kunjungan kali ini diakhiri dengan melihat langsung proses pencetakan koran di bagian percetakan, dan mereka melanjutkan kunjugannya ke Museum Timah. (gea)

Penulis: giarti
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved