Breaking News:

Polsek Tanjungpandan Amankan Sendok yang Digunakan Untuk Pencabulan Anak

Selain ssendok, barang bukti (BB) yang diamankan oleh polisi dalam kasus tersebut, dua buah celana dalam korban

Penulis: Disa Aryandi | Editor: edwardi
bangkapos.com/Disa Aryandi
Kapolsek Tanjungpandan, AKP Gineung Praditina 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Sebuah sendok berukuran kecil, berbahan stainless, Selasa (20/12/2016) ikut diamankan  Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan dalam kasus pencabulan terhadap anak usai empat tahun, yang dilakukan tersangka Rapei (34).

Selain ssendok, barang bukti (BB) yang diamankan oleh polisi dalam kasus tersebut, dua buah celana dalam korban dan stail pakaian korban.

"Nah untuk sendok itu, digunakan tersangka sebagai alat merusak kelamin korban," kata Kapolsek Tanjungpandan, AKP Gineung Praditina kepada Posbelitung.com, Selasa (20/12/2016).

Kata Akpol jebolan tahun 2008 itu, warga Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung itu melakukan perbuatan cabul tersebut tidak hanya satu kali.

"Dia sudah berulang kali, dan ada beberapa lokasi. Tentunya itu dengan bujuk rayu, habis itu baru melakukan perbuatan cabul tersebut. Selain sendok sebagai alat tersangka berbuat cabul, tersangka juga menggunakan jari tangannya untuk mencabuli korban," ujarnya.

Pria berkulit sawo matang itu, ditangkap oleh kepolisian, Minggu (18/12/2016) lantaran telah melakukan pencabulan kepada seorang anak kecil sebut saja bunga.

Bunga yang baru berusia empat tahun tersebut, kini harus menelan pil pahit akibat dari perbuatan warga asal Serang, Banten tersebut. Rapei secara langsung dilaporkan oleh ibu kandung korban, wanita berinisial MI (20).

Tanpa lama, polisi yang telah menerima laporan tersebut langsung meringkus pria berkulit sawo matang ini. Rapei diketahui belakangan, masih memiliki tali saudara dengan korban. Tidak lain gadis mungil yang dicabuli oleh pelaku itu, merupakan cucu dari istri korban.

Keseharian pria ini, merupakan buruh harian dan memiliki pekerja yang tidak menentu. Terkadang ketika memiliki waktu luang, pelaku memilih untuk memancing.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved