2 SKPD di Babel Dilaporkan Pungli

Dibentuk sejak 17 November lalu, Tim Satgas Saber Pungli Babel sudah menerima empat laporan. Sebanyak enam tersangka ditetapkan dalam penanganan empat

2 SKPD di Babel Dilaporkan Pungli
net
Ilustrasi Pungli

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilaporkan ke Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Bangka Belitung. Selain Dinas Pendidikan, laporan terduga pungli itu menyasar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Babel.

Dibentuk sejak 17 November lalu, Tim Satgas Saber Pungli Babel sudah menerima empat laporan. Sebanyak enam tersangka ditetapkan dalam penanganan empat laporan tersebut.

"Dari empat laporan itu, dua temuan pungli berasal dari instansi kepolisian. Sedangkan untuk eksternal yakni Dinas Pendidikan Provinsi Babel dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provinsi Babel," ujar Wakil Sekretaris Tim Saber Pungli Babel, Akhmad Qusaeri, Rabu (21/12/2016).

"Tersangka sudah enam, yang internal itu Polri itu di Rutan Polda satunya yang di Bangka Selatan. Untuk yang eksternal 1 dinas pendidikan dan satu lagi dinas tenaga kerja dan transmigrasi, ya semuanya di provinsi," lanjutnya.

Qusaeri menambahkan saat ini tiga kasus sedang diproses. Sedangkan satu kasus lagi dalam tahap penyelidikan. Namun ia enggan merinci masing-masing kasus yang ditangani Tim Saber Pungli Babel itu.

"Yang di internal semuanya sudah diproses, yang masih penyelidikan itu dari eksternal dinas tenaga kerja dan transmigrasi," kata Qusaeri.

Dia berharap masyarakat tidak takut untuk melaporkan kepada tim Saber Pungli apabila menemukan tindak pungli atau menjadi korban pungli. Ia menjamin identitas pelapor dapat dirahasiakan sebagaimana peraturan perundang-undangan.

"Silakan laporkan ke kita, ada di Polda nanti diarahkan ke Tim Saber Pungli, korban yang melaporkan akan dilindungi," tegasnya.
Tidak tahu

Kepala Dinas Pendidikan Babel, M Soleh mengaku tidak tahu tentang laporan dugaan pungli seperti disampaikan Tim Saber Pungli Babel. Menurutnya, tidak ada aktivitas pungutan yang dilakukan Disdik Babel.

"Dinas pendidikan provinsi ini dak de (tidak ada) pungutan, jadi di bagian mananya yang ada pungli kita tidak tahu. Malah di sini kami yang dipungut dalam bentuk beasiswa. Sejauh ini juga kita dak de minta pungutan atau iuran kalau Disdik Provinsi, mungkin di sekolah," kata Soleh, Rabu (21/12).

Halaman
12
Penulis: krisyanidayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved