Ini Sosok Penemu Klakson, Kini 'Om Telolet Om' Kian Mendunia
Klakson kali pertama dibuat pada 1908 oleh Miller Reese Hutchison, salah seorang kerabat Thomas Alfa Edison.
BANGKAPOS.COM - Beberapa hari terakhir, jagat dunia maya dihebohkan dengan kegiatan unik Telolet Challenge atau yang disebut Om Telolet Om.
Aksi unik itu biasanya dilakukan oleh sekelompok anak-anak.
Mereka yang hendak melakukan aksi tersebut biasanya berdiri di pinggir jalan dengan berbekal kamera ponsel untuk merekam bus-bus yang memiliki suara klakson unik.
Baca: Asal Mula Om Telolet Om Anak Indonesia yang Mendadak Mendunia
Ketika ada sebuah bus yang mendekat, mereka akan meneriakkan om telolet om, agar si supir bus membunyikan klakson.
Setelah itu, mereka akan mengunggah video tersebut ke Internet. Nah, tahukah Anda bagaimana sejarah dibuatnya klakson di dunia?
Klakson merupakan sebuah alat mirip terompet yang dipasang pada kendaraan bermotor.
Benda ini dipakai untuk memberi tanda kepada pengendara lain yang kurang tertib atau sebagai peringatan adanya kendaraan lain yang akan melintas.

Miller Reese Hutchison, penemu klakson (amazonaws.com)
Dikutip dari laman Cogapa.com, Kamis (22/12/2016), klakson merupakan merek dagang terompet elektromagnetik yang dipakai untuk menunjukkan tanda bahaya.
Menurut berbagai sumber sejarah, klakson berasal dari bahasa Yunani, klazo yang berarti menjerit.
Klakson kali pertama dibuat pada 1908 oleh Miller Reese Hutchison, salah seorang kerabat Thomas Alfa Edison.
Pada mulanya ia membuat klaksonelektrik bertenaga listrik yang dipasang di mobil pribadinya.
Klakson tersebut kemudian dibeli oleh perusahaan suku cadang Lovell McConnell Manufacturing Co asal New Jersey, Amerika Serikat.
Perusahaan tersebut memetenkan klakson itu dengan memberinya merek Klaxons.
Kemudian pada 1911, perusahaan tersebut mengembangkan klakson buatannya dengan memakai tenaga baterai yang dapat diisi ulang.
Sejak saat itu, klakson buatan perusahaan tersebut dijadikan standar oleh beberapa pabrik lain yang memproduksi klakson sejenis.
Saat ini, ada dua jenis klakson yang dijual di pasaran, yakni klakson listrik dan klakson angin.
Klakson listrik banyak dipasang pasa sepeda motor dan mobil.
Sementara klakson angin dipasang pada kendaraan besar seperti bus dan truk.
Bunyi yang dihasilkan klakson angin lebih keras dibandingkan dengan klakson listrik.
Bukan tanpa alasan, klakson tersebut memang sengaja dibuat sedemikian rupa sesuai dengan jenis kendaraan.
Kendati demikian, keduanya memiliki kegunaan yang sama, yakni menghasilkan bunyi sebagai peringatan untuk kendaraan lain.
Penyebab Om Telolet Om Jadi Viral dan Trending Topic Dunia
Jarang terjadi Indonesia membuat sebuah tren untuk dunia, namun ini terjadi 'Om Telolet Om' jadi trending topic dunia. Penyebabnya sederhana, Rabu (21/12/2016).
'Om Telolet Om' pun jadi trending topic nomor satu Twitter dunia.
Coba klik trending tersebut, Anda pasti terkejut.
Baca: Postingan Kocak, Ronaldo dan Klub Bola Eropa pun Ketularan Wabah Om Telolet Om
Hampir semua tokoh dunia dengan akun Twitter yang terverifikasi bahkan mengeluarkan tweet ini.
Kenapa bisa menjadi wabah?
Penyebabnya sederhana.
Berawal dari postingan anak-anak yang mengabadikan hasil rekaman aksi 'Om Telolet Om' di akun media sosial seperti Facebook hingga kanal video di YouTube dan jadi viral.
Kemudian rekaman-rekaman tersebut selain jadi viral ada beberapa DJ terkenal mengaransemsn menjadi satu kesatuan yang enak untuk didengarkan.
'Om Telolet Om' kemudian mendunia.
Banyak tokoh-tokoh dunia dari berbagai profesi, pebalap, musisi dan berbagai bidang bahkan mengeluarkan tweet 'Om Telolet Om'.
"OM TELOLET OM(aikon bus, headset dan emoticon ketawa sampai nangis) #indonesia," tulisnya di akun Twitter terverifikasi.
Marc menulis dan menyematkan aikon bus, headset dan emoticon ketawa sampai nangis kemudian diiringi dengan hastag Indonesia.
Sementara dua DJ asal Netherlands, Firebeatz tidak sekadar berkicau tentang tagar Om Telolet Om.
DJ satu ini memberikan kejutan, yakni dengan membuat musik Telolet versi remix.
Tampaknya dua DJ ini juga menjadi bagian memopulerkan 'Om Telolet Om'.
Selain itu DJ internasional lainnya DJ Snake juga mengunggah 'Om Telolet Om' di akunnya yang terverifikasi.
Ia juga menyelipkan komentar 'Om Telolet Om' di InstagramDonald Trump.
Catatan Tribunnews.com sejak beberapa tahun lalu fenomena 'Om Telolet Om' mewabah di Indonesia namun tak sedahsyat kali ini.
Sudah dua hari ini 'Om Telolet Om' jadi wabah bahkan di tingkat internasional.
Beberapa netizen dari Amerika Serikat, Inggris, Belanda hingga Australia banyak yang bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan 'Om Telolet Om'.
Bahkan kini mereka seperti terserang wabah ikut-ikutan populerkan 'Om Telolet Om'.
YouTuber populer asal Amerika Serikat misalnya, Karim Metwaly, ia bahkan mengunggah sebuah video yang meniru-niru apa yang dilakukan anak-anak di Indonesia.
Meski tak seperti yang video rekaman-rekaman anak-anak di Indonesia namun video ini bikin 'Om Telolet Om' populer.
"We doing this everywhere in New York from now on OM TELOLET OM #OmTeloletOm (Kami melakukan hal ini di manapun di New York mulai sekarang Om Telolet Om)," tulis Karim di postingan video melalui Twitter miliknya.
Dalam video tersebut terlihat Karim dan teman-temannya mencegat sebuah truk lalu seorang teriak 'Om Telolet Om' sopir truk lalu membunyikan klakson tet tet tetttt.
Meski tak sama dengan klakson yang populer di Indonesia pada bus-bus antakota antar provinsi namun hal ini jadikan 'Om Telolet Om' makin populer, digemari dan mendunia.
Tampaknya 'Om Telolet Om' jadi catatan sejarah modern fenomena asal Indonesia soal 'Bahagia itu sederhana' menjadi wabah dunia. (Tribun Pontianak/Tribunnews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/klakson_20161222_144223.jpg)