Polres Beltim Pasang Spanduk Menggunakan Bahasa Daerah Imbau Pengendara Motor

kata Febri, merupakan wujud kecintaan Polres Beltim, khususnya Satlantas agar masyarakat bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari

Subrata/Pos Belitung
Unit Dikyasa Satlantas Polres Beltim memasang spanduk-spanduk peringatan berlalu-lintas yang dicetak dengan kalimat-kalimat unik berbahasa lokal Belitong, Jumat (23/12/2016). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Subrata

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pemakaian bahasa dearah lokal Belitong dalam memberikan peringatan kepada masyarakat dalam berlalu-lintas dimaksudkan agar lebih dimengerti dan disadari oleh masyarakat sendiri. Demikian diungkapkan Kasat Lantas Polres Beltim, AKP Febri Surya, seizin Kapolres Beltim, AKBP Nono Wardoyo.

"Agar lebih dapat dimengerti dan disadari oleh masyarakat akan pentingnya beretika dalam berlalu lintas di jalan," kata Febri, Jumat (23/12/2016).

Himbauan tersebut, kata Febri, merupakan wujud kecintaan Polres Beltim, khususnya Satlantas agar masyarakat bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan lancar dan selamat tanpa menjadi korban meninggal sia-sia di jalan.

Selain itu, himbauan memakai bahasa Belitung ini merupakan salah satu penjabaran Kapolda Kep.Babel, bahwa anggota personil Polda Kep. Babel diperintahkan agar lebih bermasyarakat dengan harapan dicintai masyarakat.

Spanduk-spanduk itu merupakan himbauan Kamtibselcar lantas yng dilaksanakan oleh unit Dikyasa Satlantas Polres Beltim. Tujuannya, untuk mengajak secara pre-emtif (mengingatkan) akan terjadinya pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengakibatkan laka lantas.

"Himbauan tersebut merupakan kebiasaan masyarakat khususnya di Beltim yang sering terjadi dan menyebabkan kecelakaan," ujarnya.

Adapun beberapa kalimat himbauan tersebut, diantaranya:

- "Usa. Gilak hayal mencut gas, ndak ade jual nyawe di pasar, biar seken. Usah nukonan deras"

- "Makin ngebut, makin dekat dengan maut"

- "Usa gilak deras lup, bemutor. Laa banyak yang la jadi korban"

- "Hati-hati di jalan, utamakan keselamatan. Keluarga mennti di rumah"

- "Memang jalan ne la mulus aspal eh, tapi ngimbak juak mun mawak kendaraan. Kalo be telalu jalan ke UGD"

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved