Rabu, 13 Mei 2026

Terduga Teroris Lawan Densus 88 dengan Golok

Polisi sempat memberikan lima kali tembakan peringatan kepada mereka untuk menyerahkan diri namun Abi Faiz keluar membawa golok menyerang petugas.

Tayang:
Editor: fitriadi
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan mendatangi lokasi penggerebekan empat terduga teroris yang bersembunyi di rumah-rumah kolam jaring apung di Bendungan Jatiluhur, Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Minggu (25/12/2016). 

BANGKAPOS.COM, PURWAKARTA - Detasemen Khusus 88 Mabes Polri mengamankan sejumlah terduga teroris di Bendung Ubrug, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (25/12/2016).

Awalnya, personel Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap Rizal alias Abu Marham (29) dan Ivan Rahmat Syarif (28), keduanya warga Kabupaten Bandung Barat.

Keduanya melawan petugas menggunakan pisau yang terselip di pinggang mereka, namun dapat dilumpuhkan.

"Ternyata masih ada terduga teroris lain yang bersembunyi di kolam jaring apung memiliki senjata tajam berupa golok," kata sumber di internal Polres Purwakarta.

Penangkapan terduga teroris dibantu personel Satpol Air Purwakarta.

Diketahui terdapat dua terduga teroris lain beridentitas Abu Sovi alias Abi Azis alias Mas Brow dan Abu Faiz, keduanya asal Kabupaten Bandung Barat.

Polisi sempat memberikan lima kali tembakan peringatan kepada mereka untuk menyerahkan diri namun Abi Faiz keluar membawa golok menyerang petugas.

"Terpaksa dilumpuhkan dan tewas," kata sumber tersebut.

Terduga teroris Abu Sovi alias Abu Azis alias Mas Brow sempat menolak menyerahkan diri dan keluar dari rumah kolam jaring apung dan melawan petugas dengan golok.

"Dilumpuhkan dengan ditembak di tempat," tambahnya.

Dua teroris ditangkap hidup

Tim Densus 88 berhasil menangkap hidup dua dari empat teroris di Tambak Apung, Purwakarta, Jawa Barat.

Sebelum ditangkap tim Densus 88 memukuli dua teroris yang berusaha melawan.

http://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/lokasi-penangkan-terduga-teroris-di-tambak-apung-jatiluhur-purwakarta_20161225_175159.jpg

Tribunnews.com/ Adiatmaputra Fajar Pratama
Lokasi penangkapan terduga teroris di Tambak Apung Jatiluhur Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (25/12/2016).

Siti Amaliah (38) warga Karang Layung melihat aksi pemukulan Tim Densus 88.

Karena dua teroris tersebut mencoba melawan saat akan ditangkap.

"Dipukulin keluar darah. Sudah bonyok, hidung keluar darah," ujar Amalia kepada Tribunnews.com, di Jatiluhur Purwakarta, Minggu (25/12/2016).

Sedangkan di rumah apung Jatiluhur, tim Densus 88 menembak mati dua terduga teroris.

Saat ini pihak kepolisian melakukan olah TKP.

"Kalau di sini (rumah terapng Waduk Jatiluhur) terakhir dua tewas," jelas Amalia.

Diberitakan Tribunnews.com, Densus 88 sudah berhasil membawa dua teroris dari Tambak Apung, Jatiluhur ke Mabes Polri untuk diperiksa.

Sedangkan dua teroris yang tewas dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Yang dua masih hidup sudah dibawa ke Mabes," ujar anggota Polsek Jatiluhur Suhenda Kusnandar kepada Tribunnews.com.

Suhenda mengatakan tim Densus 88 sudah sejak pagi bersiaga untuk membengkuk empat teroris yang tinggal di rumah apung.

Densus pun membekuk para teroris sejak pukul 09.00 WIB sampai 14.00 WIB.

"Sudah selesai ditangkap jam 14.00 WIB tadi siang," kata Suhenda.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved