Polisi Gelar Razia Bus Klakson Telolet, Berbeda di Brexit Ada Zona Telolet

Dalam razia itu, polisi mengimbau kepada para sopir untuk mencopot klakson telolet tersebut. Selain itu, juga memberikan sosialisasi dampak bahaya..

Polisi Gelar Razia Bus Klakson Telolet, Berbeda di Brexit Ada Zona Telolet
https://cdn1-a.production.liputan6.static6.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BREBES--Karena dianggap tidak sesuai dengan keluaran pabrikan, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tegal menggelar razia bus klakson telolet di Terminal Slawi, Senin (26/12) malam.

Baca: Cerita Lutfi Sampai Lemas Melihat Tumpukan Jenazah Keluarga Korban Dodi Triono di Kamar Mandi

Kapolres Tegal, AKBP Heru Sutopo membenarkan pihaknya telah merazia klakson telolet. Selain bukan keluaran dari pabrikan, ia menilai adanya klakson multinada tersebut dapat mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.

"Kalau dari pabrik kan bunyinya tidak telolet seperti itu. Makanya kami tertibkan," kata Heru, Selasa (27/12).

Baca: Wow, Pedangdut Dua Sabun Colek Ini Ditawarin Beginian Hingga Dibayar Rp 1 Miliar

Meskipun demikian, razia itu hanya sebatas imbauan dan peringatan lisan saja kepada sopir bus klakson telolet.

Dalam razia itu, polisi mengimbau kepada para sopir untuk mencopot klakson telolet tersebut. Selain itu, juga memberikan sosialisasi dampak bahaya yang ditimbulkan.

"Bunyi yang tidak sesuai spesifikasi itu, berdampak terhadap masyarakat yang berkerumun di pinggir jalan untuk memburu klakson tersebut. Serta mengganggu arus lalu lintas," kata mantan Kapolres Demak itu.

Baca: Setelah Beredar Foto Jamal Mirdad Pangku Cewek Kini Roy Martin Digosipin Nikahi Dini Indrayani

Razia yang bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal itu memeriksa sekitar 100 bus dalam beberapa jam.

Pihaknya melakukan pendekatan agar sopir mengubah bunyi klakson yang sesuai dengan spesifikasi atau keluaran dari pabrik.

Sutopo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ikut-ikutan memburu klakson telolet.

"Anak-anak hingga dewasa saat ini banyak yang mengancungkan jempol dan berdiri di pinggir bahkan di tengah jalan. Itu sangat membahayakan," tegasnya.

Berbeda dengan jajaran Polres Tegal, Satlantas Polres Brebes justru memasang papan berisikan 'Zona Telolet'. Papan tersebut dipasang di persimpangan pintu keluar tol Brebes Timur (Brexit). (*)

Editor: dedypurwadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved