Pembunuhan Sadis di Pulomas

Telepon Terakhir Putri Dodi Triono ke Sang Ibu: Mama, Saya Sudah Belajar Salat

"Terakhir anak saya (Dianita) bilang ke saya, 'Mama, I Love You, Dian kangen. Mama.. saya sudah belajar salat'. Itu saja," ujar Almynda.

Telepon Terakhir Putri Dodi Triono ke Sang Ibu: Mama, Saya Sudah Belajar Salat
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Almynda Saphirra, mantan istri kedua korban dugaan perampokan sadis, Ir Dodi Triono. 

BAGKAPOS.COM, JAKARTA - Almynda Saphirra (40), mantan istri kedua korban dugaan perampokan sadis, Ir Dodi Triono (59), mengaku sempat berbincang melalui telepon dengan anak ketiganya, Dianita Gemma Dzalfayla (9), yang juga tewas dalam peristiwa tersebut.

Dianita dan ayahnya serta empat orang lain ditemukan meninggal di rumah mereka di Jalan Pulomas Utara nomor 7A RT 12/16, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur‎, pada Selasa (27/12), sekitar 09.25 WIB.

Baca: Kisah Asmara Dodi Triono Pengusaha Kaya yang Tewas Disekap di Kamar Mandi

Baca: Anak 13 Tahun Korban Penyekapan Diceburkan ke Bak Mandi dan Ditodong Pistol

Ketika ditemui di di lobi Rumah Sakit (RS) Kartika Pulomas, Jalan Pulomas Timur K, Selasa sore, Almynda mengatakan Dianita sempat mengucapkan "I Love You' kepadanya.

"Terakhir anak saya (Dianita) bilang ke saya, 'Mama, I Love You, Dian kangen. Mama.. saya sudah belajar salat'. Itu saja," ujar Almynda di Lobi RS Kartika Pulomas.

Baca: Ini Peran 3 Pelaku Pembunuhan Sadis Pulomas

Almynda mengatakan, tidak ada firasat buruk sedikitpun terhadap dirinya, sebelum mengetahui tragedi itu. Almynda memaparkan di RS Kartika Pulomas, jika ia tahu tragedi naas tersebut dari warga setempat.

"‎Saya tahu dari warga (tetangga), kerabat dan keluarga. Sebelum saya ke sini, memang rencana saya mau rapat. Tapi saya juga ke rumah sakit," kata Almynda.

Baca: Hipoksia, Meninggal Karena Kekurangan Oksigen

Diduga perampokan sadis itu merupakan aksi perampokan, ada 11 orang yang di rumah berlantai dua tersebut menjadi korban.

Ke-11 korban tersebut oleh pelaku dugaan perampokan langsung menyekapnya di salah satu kamar mandi yang seluas 1,5 x 1,5 meter persegi.‎

Baca: VIDEO: Inilah Kamar Mandi Tempat 11 Korban Penyekapan Bertaruh Nyawa

kamar mandi penyekapan

Posisi terkunci dari luar, 6 dari 11 korban yang ada di kamar mandi itu pun tewas seketika akibat kehabisan oksigen.

Keenam korban tersebut diantaranya pemilik rumah, yakni Ir Dodi Triyono (59), Diona Arika Andra Putri (16), serta Dianita Gemma ‎Dzalfayla (9).

Baca: Korban Selamat Beri Petunjuk Ada Sesuatu Luar Biasa di Balik Pembunuhan Sekeluarga di Pulomas

Dodi diketahui merupakan mantan suami Almynda, sementara Diona dan Dianita merupakan anak kandungnya.

Korban tewas lainnya, yakni Amel yang merupakan teman Diona, Yanto dan Tasrok (40), yang merupakan sopir pribadi Dodi‎.

Tidak hanya itu, lima korban selamat dalam kejadian itu, yakni Zanette Kalila Azaria (6) yang merupakan anak kedua Almynda, lalu Santi (22), ‎dan Fitriani (23) merupakan pengasuh anak,dan Windy (23) Emi (41), yang diketahui pembantu‎ rumah tangga di rumah Dodi. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved