Gerakan 1.000 Tong Sampah Dimulai dari Kampung Percontohan

ikatan penerima beasiswa Bank Indonesia di PTN Universitas Bangka Belitung, membuat tong sampah

bangkapos.com/Ardhina Trisila Sakti
Tamu undangan dari perwakilan Bank Indonesia, Bangka Pos, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Kebersihan Pangkalpinang dan GENBI berfoto bersama dalam acara "Gerakan 1.000 Tong Sampah" (29/12/2016) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Berawal dari kepedulian terhadap kebersihan Kota Pangkalpinang sebanyak 70 anggota Generasi Baru Indonesia (GENBI) Babel yang terbentuk dari ikatan penerima beasiswa Bank Indonesia di PTN Universitas Bangka Belitung, membuat tong sampah dari bekas wadah tinta cetak milik Bangka Pos.

Kegiatan ini didukung oleh Bank Indonesia kantor perwakilan Bangka Belitung bersama Bangka Pos melalui “Gerakan 1.000 Tong Sampah”.

Perwakilan Dinas Kebersihan Kota Pangkalpinang, Jumhari dalam acara “Gerakan 1.000 Tong Sampah” mengurai jumlah penduduk Kota Pangkalpinang kian meningkat mencapai 130 ribu jiwa.

Peningkatan jumlah penduduk ini turut mendorong meningkatnya volume sampah. Kondisi di tempat pembuangan akhir (TPA) Parit Enam terkini luas tumpukan sampah setinggi delapan meter dengan luas 2,5 hektar..

 
Ketua GENBI Babel, Enggi Wahyuli mengungkapkan tong sampah berwarna putih yang bertuliskan logo Bank Indonesia dan Bangka Pos ini rencananya akan fokus diletakkan pada suatu wilayah atau perkampungan terpilih yang menjadi wilayah percontohan agar edukasi berjalan efektif. Realisasi wilayah percontohan ini akan dilakukan awal tahun 2017.

“Jadi rencana gerakan 1.000 tong sampah ini sudah kami rencanakan sekitar seminggu, mengingat banjir tahun lalu disebabkan volume sampah yang terlalu tinggi maka kita perlu mengedukasi pentingnya membuang sampah pada tempatnya” ujar Ketua GENBI Babel usai penandatanganan MoU bersama Manager Keuangan Bangka Pos Vivi, Kamis (29/12/2016) di Taman Sari Pangkalpinang.

 
Sementara Kepala Bank Indonesia kantor perwakilan Bangka Belitung, Bayu Martanto mengapresiasi langkah Genbi angkatan 2015-2016 yang semangat mengatasi masalah banjir melalui bahan bekas menerapkan 3 R (reduce, reuse, recycle).

 “Generasi muda ini adalah Future Leader (pemimpin masa depan)  jadi begitu penting perannya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat salah satu yang relevan adalah masalah banjir” tutup Bayu Martanto

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved