Pembunuhan Sadis di Pulomas

Ternyata Ini Alasan Pelaku Sadis Menyekap Keluarga Dodi Triono di Kamar Mandi

Korban meninggal dalam peristiwa itu adalah Dodi Triono (59) yang merupakan pemili rumah, dua anak Dodi yaitu Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9)..

Ternyata Ini Alasan Pelaku Sadis Menyekap Keluarga Dodi Triono di Kamar Mandi
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan menjelaskan pengungkapan kasus perampokan sadis di Pulomas pada konferensi pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Mochamad Iriawan memastikan, pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur, dilakukan karena para pelaku ingin merampok rumah keluarga Dodi Triono.

Mereka menyekap 11 orang penghuni rumah tersebut di kamar mandi ukuran kecil untuk mempelancar aksi mereka.

Baca: Azriel Hermansyah Datang ke Pemakaman Keluarga Dodi Triono , Punya Kenangan dengan Korban Diona

"Kenapa memasukkan (ke kamar mandi) agar (para pelaku) leluasa melakukan perbuatannya," ujar Iriawan di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).

Iriawan menyampaikan, kamar mandi tempat penyekapan tersebut biasa digunakan oleh para pembantu rumah Dodi. Ukuran kamar mandi tersebut hanya 1,5 meter x 1,5 meter persegi.

Baca: Inilah yang Dilakukan Wanita Cantik, Bikin Pemain Liverpool Kesetanan Saat di Lapangan

"Ruang tersebut tidak ada ventilasi udara, kecil sekali," ucap dia.

Iriawan menambahkan, setelah memasukan 11 orang tersebut ke kamar mandi, para pelaku menguncinya dari luar. Selain itu, para pelaku membuang kunci kamar mandi tersebut.

"Gerendelnya juga dirusak sehingga korban tidak bisa keluar. Kita bersama warga saat itu juga sempat kesulitan saat membuka," kata Iriawan.

Baca: Wow, Pedangdut Dua Sabun Colek Ini Ditawarin Beginian Hingga Dibayar Rp 1 Miliar

Dalam kasus ini, polisi menangkap dua orang pelaku bernama Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang.

Ramlan tewas ditembak, sedangkan Erwin mengalami luka tembak karena keduanya melawan saat ditangkap.

Kepada para tersangka, polisi menyertakan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan jucto Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pasal 333 KUHP tentang Penyekapan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Halaman
12
Editor: tidakada021
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved