Breaking News:

Inilah Alasan Bareskrim Tetapkan Penulis Buku 'Jokowi Undercover' sebagai Tersangka

Dari hasil penyelidikan, Bambang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di tahanan Polda Metro, dengan status tahanan titipan Bareskrim...

Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Rikwanto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Kasus buku 'Jokowi Undercover' yang ditulis oleh Bambang Tri yang isinya banyak menyebar kebencian awalnya diselidiki oleh Polres Magelang, Polda Jawa Tengah.

Baca: Dijemput Paksa, Penulis Buku Jokowi Undercover Akhirnya Jadi Tersangka

Selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Polda Jawa Tengah hingga akhirnya kasus diambil alih oleh Bareskrim Polri.

Baca: Artis Cantik Ini Tak Menyangka Sang Paman Dodi Triono Tewas Tragis di Tangan Para Penjahat

Dari hasil penyelidikan, Bambang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di tahanan Polda Metro, dengan status tahanan titipan Bareskrim.

Baca: Mengejutkan, Polisi Ini Alami Kasus Teraneh dan Terparah, Bermula dari Sosok Mengintip di Jendela

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto mengatakan Bambang Tri sebelum dibawa ke Jakarta, sempat diperiksa di Polsek Tunjungan, Blora.

Hasil pemeriksaan inilah yang akhirnya menaikkan status Bambang Tri dari saksi menjadi tersangka.

Baca: VIDEO: Pernyataan Pengacara Korban: Aa Gatot Senang Berhubungan Seks Beramai-ramai

"Dari hasil pemeriksaan ternyata tersangka tidak memiliki dokumen pendukung sama sekali terkait tuduhan pemalsuan data Bapak Jokowi saat pengajuan sebagai Capres di KPU Pusat," kata Rikwanto, Sabtu (31/12/2016).

Selain itu, tuduhan dan sangkaan yang dimuat pada buku "Jokowi Undercover" dan media sosial semua didasarkan atas sangkaan pribadi tersangka.

Dari analisa fotometrik yang diungkap, data di buku itu tidak didasari keahlian apapun, namun hanya persepsi dan perkiraan tersangka pribadi.

"Motif tersangka sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan untuk membuat buku yang menarik perhatian masyarakat," tegasnya.

Halaman
123
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved