Tramadol Tidak Dijual Bebas, Harus dengan Resep Dokter

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung, Suhandri mengatakan, obat tramadol yang diedarkan oleh pelaku LE

Tramadol Tidak Dijual Bebas, Harus dengan Resep Dokter
bangkapos.com/Riski Yuliandri
ilustrasi: Ratusan pil tramadol dan dextro ditemukan oleh satres narkoba bateng 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung, Suhandri mengatakan, obat tramadol yang diedarkan oleh pelaku LE alias BO (26) merupakan obat penahan rasa nyeri atau sakit.

Untuk mendapatkan atau membeli obat itu, harus menggunakan resep resmi dari dokter. Pasalnya obat tersebut, tidak dijual secara bebas dipasaran.

"Tidak dijual secara bebas obat itu, dan harus menggunakan resep dari dokter karena itu seperti obat khusus lah. Biasa digunakan setelah orang operasi, karena untuk menahan rasa nyeri," kata Suhandri kepada Posbelitung.com, Selasa (3/1/2017).

Jika mengkonsumsi obat itu secara berlebihan, kata dia, sejauh ini pihaknya belum mengetahui secara pasti. Namun seluruh obat, jika dikonsumsi secara lebihan maka akan pusing bagi yang mengkonsumsi.

"Samalah seperti obat batuk sachet, kalau terlalu banyak pasti pusing, jadi mabuk. Kemudian akan merusak saraf yang sudah pasti," ujarnya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Belitung mengamankan seorang pemuda berinisial LE alias BO (26).

Pria asal Dusun Pongok, Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) itu ditangkap polisi, diduga telah menjual obat tramadol.

Obat itu, dijual oleh pria berbaju kaos hijau tersebut bukan untuk dikonsumsi atau mengobati sakit. Namun obat itu dijual oleh pria yang berprofesi sebagai nelayan ini untuk disalah gunakan mabuk-mabukan.

Polisi menciduk pemuda ini, diruas Jalan Ahmad Dahlan, Dusun Pak Mangga, Kelurahan Pangkallalang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Dari tangan pemuda itu, polisi mendapati 26 butir obat tramadol. (*).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved