Efek Kenaikan Harga BBM Baru Terasa Maret, Daya Beli Masyarakat Bakal Tergerus

Efek kenaikan harga BBM itu diperkirakan baru akan terasa pada bulan Maret 2017-April 2017.

Efek Kenaikan Harga BBM Baru Terasa Maret, Daya Beli Masyarakat Bakal Tergerus
Bangkapos.com/Dok
SPG saat mempromosikan Pertalite di SPBU Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Mulai Kamis, 5 Januari 2016, harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, Pertalite, dan Dexlite naik Rp 300 per liter. Dalam jangka pendek, efek kenaikan harga BBM belum berdampak di inflasi Januari 2017.

Efek kenaikan harga BBM itu diperkirakan baru akan terasa pada bulan Maret 2017-April 2017.

Baca: Mulai Hari Ini Harga Beberapa Jenis BBM Naik Rp 300

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo menghitung, efek kenaikan harga BBM non-subsidi itu kurang dari 0,01%.

“Kalau harga BBM non subsidi naik 4% dampak ke inflasi sekitar 0,008% atau dibulatkan 0,01%,” katanya ke KONTAN, Kamis (5/1).

Inflasi awal tahun ini juga berpotensi kian besar seiring kebijakan pemerintah mencabut subsidi pelanggan listrik 900 Volt Ampere (VA). Pencabutan subsidi dilakukan mulai 1 Januari.

Baca: Ini Penjelasan Polri Soal Kenaikan Biaya Surat Kendaraan Hingga 3 Kali Lipat

Pemerintah juga sudah menerapkan penyesuaian tarif listrik tahap I bagi 18,9 juta pelanggan 900 VA dari Rp 605/kWh menjadi Rp 791/kWh.

Menurut Sasmito, kenaikan tarif listrik tidak akan berpengaruh besar inflasi Januari 2017. Dia memprediksi, inflasi akibat tarif listrik akan negatif di Januari 2017. Turunnya tarif prabayar pelanggan 1.300 VA ke atas sebesar 8,20%, walau tarif listrik pascabayar naik 0,75%.

“Sangat tipis di bawah minus 0,01%,” katanya. Sasmito bilang, andil tarif listrik ke inflasi biasanya 2,5% sampai 2,8%, di bawah beras.

Baca: Si Bungsu Sering Bertanya di Mana Imelda dan Aura yang Tewas Dihabisi Sang Paman

Kepala BPS Suhariyanto bilang, mayoritas masyarakat Indonesia masih menggunakan listrik pascabayar, sehingga belum akan berpengaruh di Januari. "Kemungkinan ada pengaruhnya di Maret atau April 2017, tapi tidak terlalu besar. Harapan kami masih sekitar 0,05%," ujarnya.

Catatan BPS, jumlah masyarakat pengguna listrik pascabayar sampai saat ini mencapai 71%, sedang yang menggunakan listrik prabayar atau token sebanyak 29%. Selain menghadapi kenaikan harga BBM, tarif listrik, beban masyarakat di awal tahun ini semakin bertambah dengan kenaikan cukai rokok dan tarif layanan publik.

Baca: Ini Sosok dan Foto-foto Wanita PNS Cantik yang Membuat Bupati Katingan Mabuk Kepayang

bupati selingkuh
Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie dan wanita PNS, Farida Yeni.
Halaman
123
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved