PNS Cantik dan Bupati Katingan Ternyata Sudah Sering 'Begituan' di Kontrakan
Bupati Katingan, Ahmad Yantengli (44) dan teman wanitanya Farida Yeni (34) ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim.
BANGKAPOS.COM, PALANGKARAYA - Hasil pemeriksaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah mengungkap Bupati Katingan, Ahmad Yantengli (44) dan teman wanitanya Farida Yeni (34), PNS RSUD Katingan, ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim.
Hal itu terungkap dari pengakuan keduanya saat menjalani pemeriksaan setelah tertangkap basah tidur bersama tanpa busana di kos-kosan.
Baca: Cantik Mana Istri Sang Bupati atau Selingkuhan, Karirnya Pun Bagai Langit dan Bumi
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Gusde Wardhana mengungkapkan, berdasarkan pengakuan Ahmad Yantengli dan Farida Yeni, keduanya sudah menjalin hubungan selama sebulan ini, dengan alasan sudah melakukan nikah siri di Bogor.
"Hubungan suami istri juga sudah dilakukan lebih dari satu kali," kata Gusde kepada BPost Online, Jumat (6/1/2017).
Baca: Sebelum Digerebek Ngamar Bersama Bupati, Farida Yeni Suruh Suaminya Ambil Barang di Sampit

Farida Yeni
Penyidik Ditreskrimum Polda Kalimantan Tengah akhirnya menetapkan Bupati Katingan, H Ahmad Yantengli, dan teman wanitanya Farida Yeni sebagai tersangka perzinahan.
"Hari ini kami akan memulangkan mereka berdua karena pemeriksaan sudah selesai. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perzinahan," ujar Gusde.
Baca: Posting Menikah 8 Desember 2016, Akun Wanita yang Tidur Bugil Bareng Bupati Diserbu
Gusde mengelaskan, hasil pemeriksaan dan penyidikan yang dilakukan polisi, keduanya memang melakukan perzinahan di rumah kontrakan yang sengaja disewa tersebut.
Sebelumnya, Bupati Katingan, Ahmad Yantengli mengaku sudah menikah siri dengan Farida Yeni di Bogor, sejak sebulan yang lalu.
"Ya. Mereka mengaku sudah sebulan ini ini berkenalan dan sudah menikah siri di Bogor, tetapi kami belum mendapatkan bukti tekait pernikahan siri tersebut, sehingga itu tidak kami jadikan patokan untuk penyidikan, " ujar Gusde.
Baca: Istri Bupati Katingan Ternyata Lebih Cantik dari Selingkuhan Suami

Endang Susilawatie istri Bupati Katingan.
Gusde menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, keduanya terbukti melakukan perzinahan karena ada ditemukan sperma sehingga keduanya sudah memenuhi unsur untuk ditetapkan sebagai tersangka.
Pemeriksaan terkait perzinahan yang dilakukan oleh Bupati Katingan dan teman wanitanya Farida Yeni dianggap selesai, Jumat (6/1/2017).
Baca: Ini Sosok dan Foto-foto Wanita PNS Cantik yang Membuat Bupati Katingan Mabuk Kepayang
Keduanya langsung dipulangkan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah.
Meski diwajibkan lapor setiap hari kepada penyidik, mereka tidak ditahan.
Saat keluar dari ruangan pemeriksaan menuju jalan pulang ke Kasongan, Ibu Kota Kabupaten Katingan, Yantengli tidak banyak bicara kepada pers yang mencecarnya berbagai pertanyaan.
Baca: Inilah Sosok Bupati Katingan yang Tertangkap Basah Tidur Bugil Bareng Istri Polisi

Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie dan wanita PNS, Farida Yeni.
Sesaat dia ingin masuk ke dalam mobil Avanza Hitam dengan nomor polis B 1345 UZL.
Bupati Katingan ini hanya bilang. "Semuanya saya serahkan kepada penyidik saja untuk proses hukumnya," ujarnya.
Wagub Pertanyakan Saksi Pernikahan Bupati Katingan
Dugaan perzinahan yang dilakukan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dengan seorang istri anggota Polisi di Kasongan Lama, memantik keprihatinan banyak pihak.
Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail pun langsung akan bicara atas kejadian tersebut. Apalagi ini diduga dilakukan seorang pejabat yang menjadi bagian pengawasannya.
"Ini sangat disesalkan, apalagi diduga terjadi pada seorang pejabat," kata Habib, Jumat (6/1/2017).
Baca: Polisi Temukan Sperma, Bupati Katingan dan Teman Wanitanya Berhubungan Intim di Kos-kosan
Dari segi moral dan etika, kata dia, kejadian penggerebekan yang terjadi Kamis (5/1/2017) dinihari di sebuah rumah Jalan Nangka, Kasongan Lama, sangat tidak wajar.
Sejauh ini, Habib mengaku masih menunggu proses hukum yang sedang dijalankan di kepolisian.
Namun secara hirarki, dia menyatakan akan melakukan pemanggilan terhadap Yantenglie dan Wakil Bupati Katingan Sakariyas atas masalah tersebut.
"Selanjutnya, persoalan ini akan dilaporkan kepada Mendagri untuk ditentukan sanksi atau tindakan apa yang diberikan kepada yang bersangkutan," timpal dia.
Baca: Pintu Didobrak, Bupati Tidur Bareng Wanita PNS Tanpa Busana, Ini Video dan Kronologinya
Secara pribadi, dia juga mengaku heran jika belakangan muncul ada pengkuan bahwa Yantenglie telah menikah secara siri dengan Farida Yeni.
"Kalau dia menikah, siapa saksinya dan status wanita itu masih istri orang atau bagaimana?" kata Habib.
Kepada masyarakat, Habib juga meminta agar tetap memelihara stabilitas serta menyerahkan persoalan untuk ditangani secara hukum.
Sebelum Digerebek, Farida Yeni Suruh Suami Ambil Barang di Sampit
Skandal Bupati Katingan, Ahmad Yantengli (44) dan PNS RSUD Kasongan Kabupaten Katingan, Farida Yeni (34) membuat gempar daerah setempat.
Sang bupati digerebek saat sedang tidur dengan teman perempuannya Farida Yeni di sebuah rumah kos-kosan di wilayah Katingan, Kamis (5/1/2016) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Ironisnya lagi, penggerebekan dilakukan suami Farida, seorang anggota Polsek Katingan Hilir Aipda Sulis Heri, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Katingan Hilir Kabupaten Katingan.
Kedua insan berlainan jenis ini dipergoki di satu rumah di Jalan Nangka Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.
Aipda Sulis Heri mengungkapkan, dia menemukan istrinya tidur tanpa busana bersama Bupati Katingan, Ahmad Yantengli.
Menurut Aipda Sulis, pada malam itu istrinya menyuruh dirinya mengambil barang di Sampit, Kabupaten Kotim sekaligus membawa dua orang anaknya jalan-jalan.
Saat itu istrinya mengaku tidak bisa ikut dengan alasan lembur kerja di RSUD Mas Amsyar Kasongan, Kabupaten Katingan.
Kebetulan istrinya bekerja sebagai ASN bagian farmasi di rumah sakit tersebut.
Merasa tak enak hati, belum sampai Sampit atau di tengah perjalanan, Aipda Sulis memutuskan balik ke rumahnya bersama dua orang anaknya.
Saat dia pulang dari arah Sampit hingga sampai di Kasongan dan tiba di rumahnya ingin mencari kunci rumah namun tidak ada karena dibawa istrinya yang beralasan dinas malam.
Kemudian, Sulis mencari Farida Yeni ke RSUD Mas Amsyar Kasongan namun tidak ada di tempat, kemudian korban mencarinya ke Jalan Nangka tempat kontrakan.
Setibanya di tempat tersebut Sulis melihat tas dan rokok milik istrinya, Farida Yeni.
Muncul kecurigaan istrinya tidur di kontrakan yang diduga sengaja disewa oleh Bupati Katingan sebagai tempat bertemu.
Pintu depan rumah kontrakan langsung didobrak dan setelah memeriksa ke kamar, mendapati Farida sedang tertidur dengan Ahmad Yatenglie dalam keadaan tanpa busana. (Tribun Kalteng/Banjarmasin Post)
Lihat Video Ini:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/farida-yeni_20170106_135820.jpg)