Siswa dan Guru SMPN 1 Simpangteritip Bertubi-tubi Bertanya Tentang Dunia Jurnalistik

Para siswa kelas 7 sampai 9 itu, seakan tidak habis per‎tanyaan. Mereka tampak begitu semangat 'menyerang' editor Bangka Pos Alza Munzi, yang ...

Siswa dan Guru SMPN 1 Simpangteritip Bertubi-tubi Bertanya Tentang Dunia Jurnalistik
bangkapos.com/alza munzi
Kunjungan siswa dan guru SMPN 1 Simpangteritip di Bangka Pos Group, Sabtu (7/1/2017).

Laporan Wartawan Bangka Pos, Alza Munzi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pertanyaan bertubi-tubi dilontarkan sejumlah siswa SMPN 1 Simpangteritip saat melakukan kunjungan edukasi sekolah di kantor redaksi Bangka Pos Group, di Jalan Abdurrahman Siddik, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (7/1/2017).

Para siswa kelas 7 sampai 9 itu, seakan tidak habis per‎tanyaan. Mereka tampak begitu semangat 'menyerang' editor Bangka Pos Alza Munzi, yang menerima kunjungan siswa bersama guru dan kepala sekolah.

Ketika diberi kesempatan bertanya, awalnya mereka masih malu-malu. Namun, saat Fioren Lie siswa kelas 8C melontarkan pertanyaan, siswa lain ikut-ikutan bertanya tentang banyak hal.

"Bagaimana sebuah berita bisa dimasukkan ke dalam koran. Bagaimana cara kerja jurnalis di Bangka Pos," tanya Fioren Lie.

Sedangkan Arin siswa kelas 9 menanyakan kriteria berita utama atau headline (HL), yang ditempatkan di halaman satu Bangka Pos.

Dia juga penasaran mengenai berita online dan berita yang dimuat di edisi cetak. Arin menyambung pertanyaan lain,
"Apakah berita online itu tidak bisa dimasukkan ke dalam edisi cetak. Atau seperti apa menulis berita online, lalu bisa dimasukkan ke edisi cetak."

Faliesya siswa kelas 7 menyoroti soal perbedaan Bangka Pos dengan Babel News. Rubrikasi kedua koran tersebut, menurutnya ditujukan untuk pembaca mana saja.

"Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat sebuah berita," tanya siswa lainnya.

"Sejak kapan Bangka Pos berdiri," tambah siswi berhijab yang duduk di bangku depan.

"Kenapa di halaman depan Bangka Pos tidak ada berita tentang fakta unik, kalau di Babel News ada," ungkap seorang siswi.

"Apakah wartawan Bangka Pos ada di setiap desa-desa," tanya siswa di ba‎risan kedua dari kursi depan.

Halaman
12
Penulis: Alza Munzi
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved