12 Atlet PON Positif Doping, Satu Ternyata Berasal dari Bangka Belitung

Berasal dari 7 provinsi, yakni Jabar 4 atlet, Jawa Tengah 3 atlet, Bengkulu 1 atlet, DI Yogyakarta 1 atlet, Bangka Blitung 1 atlet, Kalimantan Timur

12 Atlet PON Positif Doping, Satu Ternyata Berasal dari Bangka Belitung
Fabian Januarius Kuwado/Kompas.com
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan usai diperiksa penyidik Bareskrim sebagai saksi perkara dugaan korupsi dalam pembangunan stadion Gede Bage, Bandung, Jumat (15/5/2015). 

Laporan Lutfi Ahmad Mauludin

BANGKAPOS.COM, BANDUNG,  -Sebanyak 12 atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan 2 atlet Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV, yang diselenggaraka di Jawa Barat dinyatakan positif menggunakan doping atau zat terlarang.

Demikian dikatakan Ketua Umum PB PON, Ahmad Heryawan, di Gedung Sate, Jalan Diponogoro, Senin (9/1/2017).

"Itu terbukti setelah sample dari atlet peraih medali emas, perak, dan pemecah rekor dilakukan pemeriksaan," ujar Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, .

Aher memaparkan, sampel dari atlet PON XIX yang diteliti di India itu berjumlah 476 yang hasilnya negatif sebanyak 464 atlet. Sedangkan sisanya sampel dari 12 atket dinyatakan positif menggunakan doping.

"12 atlet tersebut dari 4 cabang olahraga, yakni binaraga 8 atlet, menembak 2 atlet, berkuda 1 atlet, dan angkat berat 1 atlet," ujar Aher.

12 atlet tersebut, kata Aher,  berasal dari 7 provinsi, yakni Jabar 4 atlet, Jawa Tengah 3 atlet, Bengkulu 1 atlet, DI Yogyakarta 1 atlet, Bangka Belitung 1 atlet, Kalimantan Timur 1 atlet , dan Riau 1 atlet.

Adapun sample atlet Peparnas XV dikatakan Aher, yang diambil sebanyak 130, negatif 128, dan terbukti positif 2 atlet.

Kedua atlet yang positif itu berasal dari 2 cabang olahraga, atletik dan tenis meja. Masing-masing berasal dari Jawa Barat dan Maluku.

"Atlet yang terindikasi tersebut, dicabut sementara termasuk bonus tidak akan diberikan. Jika atlet tidak merasa menggunakan doping bisa melakukan banding, dan nanti membuka sampel B," ujar Aher.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved