Babak Baru Smartphone, Nokia 6 Tandai Kebangkitan Nokia di Industri Ponsel Pintar

Babak baru Nokia di industri smartphone dimulai. Setelah "hibernasi" selama lebih kurang dua tahun di bawah payung Microsoft, Nokia akhirnya comeback

Babak Baru Smartphone, Nokia 6 Tandai Kebangkitan Nokia di Industri Ponsel Pintar
GSM Arena
Nokia 6 menggunakan layar 5,5 inci dengan resolusi 1080x1920 piksel 

BANGKAPOS.COM -- Babak baru Nokia di industri smartphone dimulai. Setelah "hibernasi" selama lebih kurang dua tahun di bawah payung Microsoft, Nokia akhirnya comeback menggunakan nama mereknya sendiri pada ponsel Android teranyar, Nokia 6.

Baca: Cerita Putri Cantik Amien Rais Soal Doa Selama 11 Tahun yang Dikabulkan Ini Ternyata Jadi Viral

Bukan hal mudah untuk kembali ke industri yang telah lama ditinggalkan, apalagi jika berbicara soal industri smartphone. Pasalnya, sejak beberapa tahun terakhir, industri ini begitu pesat berkembang.

Baca: Pacaran Tiga Tahun, Nikahnya Sama Orang Lain karena Dijodohin Orang Tua, Netizen Mengaku Prihatin

Vendor-vendor baru pun bermunculan dengan penawaran inovasi teknologi yang mumpuni sehingga memperketat kompetisi. Meski begitu, Nokia sepertinya sudah matang memikirkan strategi comeback.

Baca: Jadi Viral, Ada Penampakan di Foto Amy Qanita Saat Cium Rafathar

Sejak pertengahan 2016 lalu, Nokia mengumumkan kerja sama dengan FIH yang tak lain adalah anak usaha Foxconn. Dalam waktu berdekatan, Nokia juga melisensikan properti intelektual berikut merek "Nokia" ke perusahaan baru dari Finlandia bernama HMD Global.

Baca: Gara-Gara Sebuah Remote Televisi, Pria ini Dipenjara 22 Tahun, Begini Ceritanya

HMD Global dan FIH Mobile pun membagi peran masing-masing. HMD merancang mobile gadget di bawah bendera Nokia, sementara produksinya diserahkan ke FIH. Nah, FIH dan HMD-lah yang memikul beban untuk mengembalikan kejayaan Nokia di industri ponsel.

Baca: Aktris Ini Tampil Percaya Diri di Karpet Merah Golden Globes dengan Bulu Ketiaknya

Nokia 6 yang idealis
Sinergi antara Nokia, HMD Global, dan FIH membawa semangat baru dan menghasilkan Nokia 6 yang digodok dengan idealisme tinggi. Setidaknya begitu klaim HMD Global dengan disertai beberapa penjabaran teknis.

HMD Global mengatakan, layar Nokia 6 disusun beberapa lapisan dan terakhir dilaminasi dengan layar yang terpolarisasi. Alhasil, tampilan layarnya akan lebih adaptif terhadap beragam kondisi.

Layar disebut tetap cerah meski di bawah sinar matahari. Pengguna bisa membaca atau menonton video dengan nyaman di semua kondisi cahaya.

Selain itu, HMD Global juga sesumbar soal pembuatan tubuh Nokia 6 di pabrik Foxconn. Menurut perusahaan asal Finlandia tersebut, butuh 55 menit untuk menyatukan 6.000 macam aluminium menjadi struktur awal sebuah unit Nokia 6.

Selanjutnya, ada dua proses penganodaan secara terpisah yang memakan waktu lebih dari 10 jam. Masing-masing proses akan difinalisasi dengan pemolesan tak kurang dari lima kali.

Halaman
123
Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved