Breaking News:

Hati-hati Selfie Acungkan Jari Tanda Victory, Kedengarannya Tak Masuk Akal namun Terjadi

Nah, menurut pihak berwenang di China, selfie dengan pose tersebut berisiko membuat identitas orang yang ada dalam foto mudah untuk...

KOMPAS.COM
"Ku tak bisa jauh, jauh dari mu. Sudah itu saja," kata Jokowi lalu mengangkat tangannya dengan dua jari diangkat melambangkan tanda 'peace' yang juga jadi slogan Slank di Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (13/12/2013). 

BANGKAPOS.COM -- Apakah Anda tahu, berfoto selfie dengan pose jari membentuk tanda victory ternyata berbahaya?

Baca: Sssttt, Ruben Onsu Bilang Jessica Iskandar Pengin Coba yang Made in Indonesia

Mungkin kedengarannya tidak masuk akal, tetapi menurut pihak China, selfie dengan simbol "V" memang berbahaya.

Baca: Beginilah Pesan SBY Kepada Agus Harimurti di Debat Perdana Pilkada DKI

Tanda victory sendiri dilambangkan dengan acungan jari telunjuk dan tengah. Kedua jari itu membentuk huruf "V" sebagai awalan kata "victory" yang artinya kemenangan.

Baca: Bayar Pajak Mobil, Pengusaha AS Ini Pakai 300.000 Keping Uang Logam

Selain sebagai victory, pose tersebut juga bisa diartikan sebagai lambang damai (peace).

Nah, menurut pihak berwenang di China, selfie dengan pose tersebut berisiko membuat identitas orang yang ada dalam foto mudah untuk dicuri.

Tidak hanya berfoto selfie, orang yang berfoto biasa dengan pose tersebut dan memperlihatkan jari yang cukup jelas juga bisa dianggap berbahaya.

Penjahat cyber bisa saja membuat replika atau meniru sidik jari, dengan memanfaatkan foto jari telunjuk yang menghadap ke kamera saat berpose victory.

Pencurian identitas dengan memanfaatkan sidik jari itu berlaku bagi korban yang menggunakan keamanan sidik jari untuk melindungi berbagai datanya.

Terdengar mustahil, tetapi pada kenyataannya hal tersebut bisa dilakukan.

Pada Desember 2014 lalu, sebagaimana KompasTekno rangkum dari GizmoChina, Jumat (13/1/2017), ahli keamanan Jan Krissler dikatakan berhasil membuat tiruan digital sidik jari dari menteri pertahanan Jerman.

Halaman
12
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved