Tiba-tiba Ada Sorot Lampu Sepeda Motor di Tengah Hutan Jati Randublatung Ternyata. . .

Kejadian itu bermula ketika Kamis (12/01/2017) malam, saat gerimis, patroli polisi Perhutani melihat adanya sorot lampu sepeda motor yang berjalan..

Tiba-tiba Ada Sorot Lampu Sepeda Motor di Tengah Hutan Jati Randublatung Ternyata. . .
tribunjateng/humas polres blora
Upaya pencurian kayu jati di hutan, kembali terungkap Polsek Randublatung Polres Blora bersama Polisi Hutan. Kali ini terjadi di Dukuh Kedungsambi Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Blora. Jumat (13/01/17). 

BANGKAPOS.COM, BLORA -- Upaya pencurian kayu jati di hutan, kembali terungkap Polsek Randublatung Polres Blora bersama Polisi Hutan. Kali ini terjadi di Dukuh Kedungsambi Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Blora. Jumat (13/01/17).

Baca: Tantangan dari Kapolda Jabar: Yang Bikin Keributan di Sini Berhadapan dengan Saya. . .

Awalnya patroli petugas Polisi Hutan di jalan hutan petak 101 RPH Kedungsambi BKPH Beran Desa Temulus Kec. Randublatung, Blora berhasil menggagalkan dan mengamankan 2 potong kayu jati dengan ukuran, panjang 300 cm dan diameter 22 cm.

Baca: Murid SD di Sini Belajar di Bangunan yang Malam Hari Berfungsi Sebagai Kandang Ayam

Mereka juga mengamankan dua unit sepeda motor yang sudah dimodifikasi untuk mengangkut kayu, yaitu motor yang ditambahi palang kayu dan menggunakan ban antiselip.

Baca: Perhatikan Jawaban Maia Estianty Ini saat Dul Dibilang Mirip Anak Mulan Jameela

Kejadian itu bermula ketika Kamis (12/01/2017) malam, saat gerimis, patroli polisi Perhutani melihat adanya sorot lampu sepeda motor yang berjalan di tengah hutan. Kemudian petugas patroli perhutani tersebut mengamati dan melakukan penangkapan.

“Mereka berdua kami amankan, karena tidak bisa menunjukkan surat kepemilikan dan kelengkapan mengangkut kayu jati,” ujar salah satu anggota Polhut Kusaini.

Alhasil, dua pelaku yang bernama Setiyono Bin Jakiman (42) dan Sumiran Bin Trosarip (45) mereka sama-sama warga Sumber, Kradenan, Kabupaten Blora. kedua pelaku pencurian kayu jati di hutan tersebut beserta barangbuktinya kemudian dibawa dan diamanakan ke kantor Polsek Randublatung untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus oleh penyidik kepolisian.

Kapolsek Randublatung Resor Blora AKP Selamet Riyanto mengatakan bahwa memang di wilayahnya masing sering terjadi tindak pidana pencurian kayu di hutan.

Pihkanya telang mengupayakan kerjasama dengan Polisi hutan, LMDH dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat asset negara ini guna generasi berikutnya dan untuk mencegah berbagai bencana apabila hutan sudah rusak dan mulai gundul.

“Sementara kedua tersangka, saat ini di tahan di Polsek Randublatung Resor Blora dan dikenakan sanksi pidana melanggar pasal 12 huruf E jo pasal 83 ayat 1 huruf B UURI no 18 Thn 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara.” Terangnya. (tribunjateng/humas polres blora)

Editor: asmadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved