Bocah 6 Tahun Tewas Mengenaskan Luka di Kepala Terseret Truk Muatan Kulkas Sejauh Lima Meter

Bocah itu terseret, bersama dengan sepeda motor yang dikemudikan oleh orang tuanya bernama Yulia (34).

Bocah 6 Tahun Tewas Mengenaskan Luka di Kepala Terseret Truk Muatan Kulkas Sejauh Lima Meter
Pos Belitung/Disa Aryandi
Satlantas Polres Belitung, Senin (16/1/2017) ketika melakukan olah TKP diruas Jalan Raya, Persimpangan H Rahanan, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Bocah perempuan berusia enam tahun, yang menjadi korban kecelakaan di Jalan Raya Sijuk, Persimpangan H Rahanan, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung sempat terseret cukup jauh.

Dari hasil olah TKP petugas Satlantas Polres Belitung, bocah berinisial NA itu sempat terseret sejauh lima meter dari posisi kali pertama kecelakaan.

Bocah itu terseret, bersama dengan sepeda motor yang dikemudikan oleh orang tuanya bernama Yulia (34).

Baca: Wanita Ini Histeri Saat Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan

"Dari titik awal kecelakaan segitu, sedangkan ibunya terbaring ditempat pertama kali kecelakaan," kata Kasat Lantas Polres Belitung, AKP Noval Nanusa G Desky melalui Kanit Laka Lantas, Aipda Heriyadi kepada Posbelitung.com, Senin (16/1/2017).

Bocah NA dan sepeda motor Yamaha Xeon nopol BN 6909 GO, terseret ketika mobil yang dikemudikan oleh Amran (60) tersebut ketika sedang melaju.

Baca: Truk Senggol Pengendara Motor, Nyawa Bocah 6 Tahun Tak Terselamatkan

"Terseret kearah kedepan (menuju Air Merbau). Posisi terakhir bocah itu berada dibagian tengah jalur kiri dan sepeda motor dibagian garis tengah (garis putih) aspal," jelasnya.

Mobil truk nopol BN 4844 LB yang dikemudikan oleh Amran (60) tersebut, ketika itu sedang membawa muatan berupa kulkas.

Baca: Dua Oknum PNS Belitung Terjerat Kasus Korupsi Rumah Pintar

Warga Jalan Ahim, Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan itu, berada dimobil bersama satu orang kernet bernama Ujang.

"Kondisi kecepatan mobil ketika itu, diperkirakan hanya 40 km perjam. Cuma memang arus lalu lintas ketika itu sedang padat, dan mobil ini memotong arus lalu lintas," pungkasnya. (*).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved