Curhatan Wanita Belitung Bersuami WNA Tunisia Ini Bikin Nangis, Hidup Andalkan Transferan

Mereka telah menjalin hubungan keluarga sejak tahun 2015 silam, dan dibuahi oleh satu orang anak perempuan.

Curhatan Wanita Belitung Bersuami WNA Tunisia Ini Bikin Nangis, Hidup Andalkan Transferan
Pos Belitung/Disa Aryandi
WNA Tunisia berinisial BM, Senin (16/1/2017) ketika berada dikantor Imigrasi Tanjungpandan. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Istri dari Warga Negara Asing (WNA) asal Tunisia berinisial BM (31), Senin (16/1/2017) meminta perlindungan dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Belitung.

Istri dari WNA tersebut adalah warga Tanjungpandan, Belitung berinisial JN (30).

Mereka telah menjalin hubungan keluarga sejak tahun 2015 silam, dan dibuahi oleh satu orang anak perempuan.

JN menceritakan, berada dikantor polisi lantaran takut dengan suaminya tersebut.

Pasalnya, diduga BM sering memukulinya selama tinggal disalah satu apartemen di Jakarta.

Selain memukuli JN, BM juga diduga sering mensekap JN.

Sehingga JN akhirnya memutuskan untuk kabur dari BM, dan lari ke Tanjungpandan, Belitung bersama anaknya.

"Sudah sering saya mau kabur, tapi tidak bisa. Saya juga kalau disana sering dibantu security, kalau lagi ribut-ribut security yang naik keatas membantu saya," cerita JN kepada Posbelitung.com, Senin (16/1/2017).

Pelarian JN dari suaminya tersebut ke Belitung, sontak diketahui oleh BM.

Tanpa lama, BM lantas memutuskan untuk menyusul JN, Minggu (15/1/2017) ke Belitung.

BM berasalan menyusul JN ke Belitung, lantaran ingin mengambil anak perempuannya yang dibawa oleh JN kerumah orang tuanya.

"Makanya saya kekantor polisi, takut. Dia (BM) tidak kerja, kami hidup dari transferan keluarga saya, kadang orang tua dia (BM). Aku itu cuma ngasin dengan anak aku saja," pungkasnya. (*).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved