Dilaporkan Melakukan KDRT, Istri WNA Tunisia Sudah Mengurus Cerai

Memang ada kasus KDRT nya, dan kami sudah koordinasi dengan keluarga JN ini. Mereka meminta WNA itu untuk dideportasi saja

Dilaporkan Melakukan KDRT, Istri WNA Tunisia Sudah Mengurus Cerai
Pos Belitung/Disa Aryandi
WNA Tunisia berinisial BM, Senin (16/1/2017) ketika berada dikantor Imigrasi Tanjungpandan. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Kapolres Belitung, AKBP Sunandar mengatakan, pengaduan dari seorang wanita berinisial JN, Senin (16/1/2017) kemarin atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) telah ditangani oleh kepolisian.

Terlapor dari perbuatan itu, seorang WNA Tunisia berinisial BM (31) tidak lain adalah suami JN. JN diketahui merupakan warga Tanjungpandan, Belitung yang telah menjalani hubungan dengan BM sejak tahun 2015.

"Memang ada kasus KDRT nya, dan kami sudah koordinasi dengan keluarga JN ini. Mereka meminta WNA itu untuk dideportasi saja," kata Sunandar kepada Posbelitung.com, Selasa (17/1/2017).

Untuk menyelesaikan kasus dengan BM tersebut, kata akpol jebolan 1998 ini, terpenting bagaimana menyelamatkan anak JN.

Pasalnya anak antara pernikahan JN dan BM itu, merupakan sumber keributan dikeluarga mereka. Sebab BM datang menyusul JN ke Belitung, untuk mengambil anak tersebut.

"Nah sekarang juga istri WNA ini (JN) sudah mengajukan perceraian, dan sekarang sedang diproses," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved