Ketahui Produk Makanan Halal di Pasaran, Istilah Ini Mengandung Babi yang Perlu Diketahui

konsumen Indonesia harus lebih jeli serta kritis terhadap produk yang akan dimakan. Banyak istilah yang belum dipahami terkait halal

Ketahui Produk Makanan Halal di Pasaran, Istilah Ini Mengandung Babi yang Perlu Diketahui
HALALMUI.ORG

Untuk masyarakat Eropa ham adalah istilah umum untuk daging babi.

Di Jepang chāshū atau yakibuta adalah istilah makanan yang merujuk pada nama makanan olahan babi bagian perut.Chāsheeū juga memiliki istilah lain yang disebut nibuta (arti harfiah: babi masak).

Tak jauh berbeda dengan makanan Jepang, makanan Korea yang kini sedang booming di kalangan masyarakat Indonesia juga terdapat istilah-istilah makanan yang memiliki arti khusus sebagai produk makanan olahan babi seperti dwaeji-bulgogi yang berarti babi panggang bumbu, Samgyeopsal (daging perut babi yang dipanggang tanpa/dengan bumbu), dan Makchang gui (jeroan babi panggang).

Tak hanya pada makanan international, pada makanan lokal pun terdapat istilah-istilah khusus untuk pangan olahan babi. Misalnya saksang (olahan daging babi khas daerah Tapanuli), Bak kut teh (makanan Tionghoa paduan dari sayur asin dengan kaldu iga babi khas Kepulauan Riau, Tinorangsak: gulai babi khas Manado.

Jika menemukan istilah-istilah tersebut di atas, konsumen tak perlu ragu untuk meninggalkan produk tersebut dan menggantinya dengan produk sejenis yang telah bersertifikat halal. (*)

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved