Pengendara Keluhkan Ceceran Tanah Proyek Pembangunan Bank Indonesia

sebagian besar para pengendara kendaraan bermotor khususnya sepeda motor khawatir dengan adanya ceceran tanah dari aktifitas proyek tersebut.

Bangkapos/Ryan Agusta
Kondisi ceceran tanah liat proyek pembangunan gedung Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bangka Belitung, tampak berserakan di sepanjang ruas jalan di lingkungan kawasan perkantoran pemprov Bangka Belitung. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Penggunakan jalan mengeluhkan proyek pembangunan gedung Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bangka Belitung berlokasi di lingkungan perkantoran pemerintah provinsi (pemprov) Bangka Belitung, Air Itam, Kota Pangkalpinang.

Pasalnya sebagian besar para pengendara kendaraan bermotor khususnya sepeda motor khawatir dengan adanya ceceran tanah dari aktifitas proyek tersebut.

"Kita khawatir nanti bisa mencelakakan pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas ruas jalan depan lokasi proyek ini sebab ceceran tanah liat itu berserakan. Apalagi saat ini musim penghujan jelas nanti tanah liat yang berserakan ini kan jadi licin," ujar Aria (25), warga Air Itam, di Pangkalpinang, Rabu (18/1/2017).

Kekhawatiran serupa pun sempat diungkapkan oleh seorang pegawai negeri sipil (PNS), Suni (45).

Bahkan kondisi ruas jalan dekat lokasi proyek pembangunan gedung BI Perwakilan Bangka Belitung (bersebelahan dengan gedung Pengadilan Agama Pangkalpinang).

"Ruas jalan itu kan cukup ramai dilalui para pengguna jalan apalagi pada jam-jam kerja banyak pegawai melintasi ruas jalan ini nah nanti kalau ada kejadian pengendara sepeda motor terjatuh gara-gara terpeleset ceceran tanah liat pada musim hujan lantas siapa nanti yang bertanggung jawab," ujar Suni, Rabu (18/1/2017).

Pantauan bangkapos.com, siang tadi di lapangan, sepanjang ruas dekat lokasi proyek itu memang jelas terlihat ceceran tanah liat berserakan di sekitar persimpangan jalan.

Pihak pelaksana pekerjaan terkesan tak memperhatikan sisi keselamatan para pengguna jalan lantaran di lokasi proyek tidak terpasang papan pengumuman peringatan/himbauan bagi pengguna pengguna jalan.

Alam (42), perwakilan pihak kontraktor pelaksana pembangunan gedung BI Perwakilan Bangka Belitung ketika dikonfirmasi soal ceceran tanah liat berserakan di sepanjang ruas jalan dekat lokasi proyeknya justru menurut ia akan dibersihkan.

"Rencananya nanti juga akan dibersihkan," ujar Alam singkat saat ditemui di lokasi proyek. (rap)

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved