Ditengah Sulitnya Ekonomi, Pekerjaan Melipat Surat Suara Berkah Bagi Suhartono dan Iin

Tetesan keringat mengucur di dahi Suhartono warga Sungailiat saat menyortir dan melipat surat suara

Ditengah Sulitnya Ekonomi, Pekerjaan Melipat Surat Suara Berkah Bagi Suhartono dan Iin
bangkapos.com/Nurhayati
Para pekerja saat menyortir dan melipat surat suara, Kamis (19/1/2017) di Gudang KPU Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tetesan keringat mengucur di dahi Suhartono warga Sungailiat saat menyortir dan melipat surat suara, Kamis (19/1/2017) di Gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka.

Sesekali ia mengelapkan tangannya dengan kain celananya agar tidak basah ketika melipat surat suara yang berisikan gambar dan nama para pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang akan bertarung pada pesta demokrasi tanggal 15 Februari 2017 nanti.

Bagi Suhartono melipat surat suara pada event pilkada maupun pemilu ini tidak asing lagi. Dia sudah tiga kali ikut melipat surat suara untuk pilkada maupun pemilu sehingga sudah mengetahui trik melipat surat suara agar bisa lebih cepat dan efisien.

"Lah tiga atau empat kalilah ku ikut melipat surat suara ini, dakde kendala karena lah sering melipat surat suara," ungkap Suhartono kepada bangkapos.com.

Bagi pria paruh baya ini melipat surat suara ditengah kondisi ekonomi yang lesu saat ini merupakan suatu berkah karena bisa menambah penghasilan untuk keluarga. Sehari-hari untuk mengisi 'kenceng nasi' keluarganya, ia bekerja serabutan.

"Dari segi upah lumayanlah terbantu dalam kondisi sekarang yang serba sulit," kata Suhartono

Hal yang sama juga dirasakan Iin, Warga Grasi Sungailiat ini sejak jam 08.00 WIB sudah berada di Sekretariat KPU Kabupaten Bangka untuk menyortir dan melipat surat suara.

Bagi Iin bekerja menyortir dan melipat surat suara bisa membantu membantu perekonomian keluarga. Dia juga sudah sering menyortir dan melipat surat suara sehingga pekerjaan ini tidak asing lagi baginya.

Saat menyortir surat suara Iin menemukan satu surat suara yang sobek sedikit dipinggiran atas lambang KPU sehingga ia menyingkirkan surat suara yang rusak tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari petugas di Sekretariat KPU Kabupaten Bangka para pekerja yang menyortir dan melipat surat suara dari jam 08.00 WIB hingga 04.00 WIB, satu lembar surat suara para pekerja mendapatkan upah Rp 200. Jika bekerja selama tiga hari dari Kamis (19/1/2017) hingga Sabtu (21/1/2017) ini para pekerja ini rata-rata mendapatkan minimal upah Rp 500.000 lebih dipotong pajak.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved