Pelipat dan Penyortir Surat Suara Bisa Dipenjara Kalau Melanggar Aturan Ini

Sebanyak 70 warga yang dilibatkan dalam kegiatan ini satu-persatu diperiksa oleh petugas kepolisian dari Polres Bangka

Pelipat dan Penyortir Surat Suara Bisa Dipenjara Kalau Melanggar Aturan Ini
Nurhayati/Bangkapos.com
Para pekerja saat menyortir dan melipat surat suara, Kamis (19/1/2017) di Gudang KPU Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Ketua KPU Kabupaten Bangka H Zulkarnain mengatakan kegiatan sortir dan lipat surat suara dilakukan KPU Kabupaten Bangka selama tiga hari mulai dilakukan Kamis (19/1/2017) hingga Sabtu (21/1/2017) di Gudang Logistik KPU Kabupaten Bangka.

Sebanyak 70 warga yang dilibatkan dalam kegiatan ini satu-persatu diperiksa oleh petugas kepolisian dari Polres Bangka.

Bahkan untuk memeriksa warga yang menyortir dan melipat surat suara ini pihak Polres Bangka menerjunkan polwan untuk memeriksa petugas sortir dan lipat surat suara karena sebagian besar dikerjakan oleh kaum perempuan.

Berdasarkan catatan bangkapos.com dari 70 warga yang menyortir dan melipat surat suara ini kaum laki-laki yang ikut hanya sebanyak 18 orang.

"Kita melibatkan masyarakat tapi terbatas karena ini menyangkut dokumen penting negara dan perlakuannya hati-hati. Kita juga ada tambahan personil dari Kapolres Bangka dengan menempatkan polwan untuk memeriksa sekaligus mengawasi kegiatan menyortir dan melipat surat suara hari ini," jelas Zulkarnain kepada bangkapos.com, Kamis (19/1/2017) di KPU Kabupaten Bangka.

Dari pihak Polres Bangka melibatkan enam orang untuk mengawasi kegiatan sortir dan lipat surat suara. Aparat kepolisian ini juga mendirikan tenda dan stand by 24 jam melakukan penjagaan di Sekretariat KPU Kabupaten Bangka.

Pada kesempatan ini Zulkarnain, berterima kasih kepada pihak Polres Bangka yang telah merespon menyikapi kondisi saat ini karena sudah masuk tahapan krusial dari pilkada.

"Jangan sampai surat suara ini keluar. Pelibatan ke masyarakat pun kita berhati-hati, perekrutan melalui rekomendasi ke orang yang kita percaya," jelas Zulkarnain.

Ditegaskannya surat suara tidak boleh ada yang keluar dari Gudang Logistik KPU Kabupaten Bangka. Untuk itu ada sanksi bagi petugas sortir dan lipat surat suara jika melanggar ketentuan yang telah diatur KPU pusat mengenai kegiatan penyortiran dan pelipatan surat suara ini.

"Kita menjaga jangan sampai timbul persoalan besar seolah-olah surat suara ada di luar. Itu yang kita jaga," tegas Zulkarnain.

Selain itu para pekerja sortir dan lipat surat suara tersebut wajib memisahkan surat suara yang rusak/cacat dan menyerahkan kepada petugas dari KPU Kabupaten Bangka.

Dalam ketentuan tersebut juga disebutkan secara tegas bahwa petugas sortir dan lipat surat suara akan dikenakan sanksi pidana apabila ditemukan mengambil surat suara.

Begitu juga jika petugas KPU Kabupaten Bangka menemukan ada surat suara tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan dan dikategori baik, maka KPU Kabupaten Bangka tidak akan membayar surat suara tersebut.

Berdasarkan tata tertib kegiatan sortir dan lipat surat suara yang ditetapkan KPU disebutkan beberapa ketentuan tentuan yakni petugas sortir dan lipat surat suara wajib mengisi daftar hadir, tidak boleh membawa tas atau kantong plastik dalam ruangan, tidak boleh membawa cutter, paku, gunting dan benda tajam lainnya, dilarang keras bawa korek api dan merokok dalam ruangan, tidak diperbolehkan bawa anak-anak, dilarang bawa makanan dan minuman dalam ruangan, wajib sortir dan lipat surat suara dengan rapi, dilarang bawa teman atau menerima tamu dalam ruangan serta menjaga keamanan dan ketertiban.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved