Burung Langka asli Bangka, Hanya ada Disini

Mulai dari ayam hutan, burung limbuk, pergam, beo, kijang, pelanduk, dan masih banyak lagi lainnya.

Editor: Hendra
Bangkapos/Nordin
Beberapa hewan asli Bangka di Desa Airgegas yang kini sudah jarang ditemui (ayam hutan, burung limbuk, pergam, peniol jambul, beo/tiong), Jum'at (20/1/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kades Airgegas Kecamatan Airgegas Bangka Selatan Masri menyebutkan, di wilayahnya masih banyak ditemui hewan asli Bangka.

Mulai dari ayam hutan, burung limbuk, pergam, beo, kijang, pelanduk, dan masih banyak lagi lainnya.

Beberapa hewan asli Bangka di Desa Airgegas yang kini sudah jarang ditemui (ayam hutan, burung limbuk, pergam, peniol jambul, beo/tiong), Jum'at (20/1/2017)
Beberapa hewan asli Bangka di Desa Airgegas yang kini sudah jarang ditemui (ayam hutan, burung limbuk, pergam, peniol jambul, beo/tiong), Jum'at (20/1/2017)

Beberapa hewan ini menjadi peliharaan warga. Bahkan mereka sering berburu untuk di konsumsi.

" Hewan-hewan ini hidup di hutan lebat dan bukit-bukit kalau di wilayah kami," terang Masri kepada bangkapos.com, Jum'at (20/1/2017)

Beberapa hewan asli Bangka di Desa Airgegas yang kini sudah jarang ditemui (ayam hutan, burung limbuk, pergam, peniol jambul, beo/tiong), Jum'at (20/1/2017)
Beberapa hewan asli Bangka di Desa Airgegas yang kini sudah jarang ditemui (ayam hutan, burung limbuk, pergam, peniol jambul, beo/tiong), Jum'at (20/1/2017)

Bapak dua anak ini menyebutkan, guna melestarikan hewan-hewan ini, pihaknya akan membangun kebun binatang. Selain itu menertibkan para pemburu.

Beberapa hewan asli Bangka di Desa Airgegas yang kini sudah jarang ditemui (ayam hutan, burung limbuk, pergam, peniol jambul, beo/tiong), Jum'at (20/1/2017)
Beberapa hewan asli Bangka di Desa Airgegas yang kini sudah jarang ditemui (ayam hutan, burung limbuk, pergam, peniol jambul, beo/tiong), Jum'at (20/1/2017)

" Kami berkeinginan desa ini menjadi salah satu tujuan wisata untuk melihat hewan-hewan asli Bangka yang sudah mulai punah, salah satunya dengan kebun binatang. Lahan kami siap, tinggal bagaimana dukungan dari pihak terkait," ujarnya

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved