Akli Tolak Uang Puluhan Juta Rupiah dari Pengusaha TI Apung

Pengelola obyek wisata Pulau Putri dan Pantai Penyusuk Belinyu Akli mengisahkan, sudah sering menerima penawaran iming-iming berupa uang

Akli Tolak Uang Puluhan Juta Rupiah dari  Pengusaha TI Apung
bangkapos.com/dok
TI apung di perairan Pantai Penyusuk, Belinyu, Kabupaten Bangka. Foto diambil pada Senin (7/10/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pengelola obyek wisata Pulau Putri dan Pantai Penyusuk Belinyu Akli mengisahkan, sudah sering menerima penawaran iming-iming berupa uang puluhan juta rupiah, dari para pengusaha tambang yang akan atau sudah beroperasi di sepanjang pantai mulai dari Lepar hingga Penyusuk.

Penawaran itu dengan tujuan, agar Akli mendukung dan menyetujui aktifitas tambang di pesisir pantai Belinyu atau sekitar Pantai Penyusuk dan Pulau Putri.

Namun penawaran hingga puluhan juta rupiah tersebut, diakuinya, ditolak mentah-mentah.

Menurut Akli, hal itu di tolak demi menjaga kawasan wisata pantai Penyusuk dan Pulau Putri.

"Artinya saya tidak pernah mendukung tambang di pesisir pantai, termasuk di Pantai Penyusuk, rencana masuknya ponton isap produksi (PIP) Romodong dan Lepar serta Teluk Kelabat, saya tidak mendukung tambang, demi menjaga kawasan wisata bahari, puluhan juta ku tolak, biar orang tau," ujar Akli kepada bangkapos.com, Minggu (23/1/2017).

Penulis: riyadi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved