Angkasa Pura II Pangkalpinang Cuma Akui Taksi Berizin Lengkap Bisa Masuk Bandara Depati Amir

Alasannya pihak perusahaan pengelola taksi Blue Bird saat ini telah memenuhi kelengkapan perizinan dibanding pengelola transportasi angkutan lainnya

Angkasa Pura II Pangkalpinang Cuma Akui Taksi Berizin Lengkap Bisa Masuk Bandara Depati Amir
BANGKA POS/RESHA JUHARI
Eksterior dan Interior terminal baru Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Jumat (2/9/2016). Hingga kini, bandara yang menghabiskan dana ratusan milliaran rupiah itu belum juga diresmikan dengan berbagai hambatan. 

Oleh karenanya terkait persoalan pengaturan sarana tranportasi angkutan penumpang khusus bandara Depati Amir pihak PT AP II Pangkalpinang ditegaskan lagi pihaknya menetapkan kebijakan khusus taksi Blue Bird sementara waktu tidak diperkenankan beoperasi di bandara setempat.

"Taksi Blue Bird untuk sementara tidak boleh masuk. Namun bisa beroperasi setelah peresmian bandara baru Depati Amir itu oleh presiden RI," jelas Jay sapaan Ahmad Zainudin.

"Dan kami pun telah menyediakan sarana untuk kepentingan transportasi angkutan penumpang di bandara dan sesuai kesepakatan sebelumnya Kesepakatan rapat yakni 1 taksi Blue Bird dan 3 unit taksi koperasi lainnya yang boleh masuk bandara nantinya," paparanya.

Terkait persoalan pengaturan sarana tranportasi angkutan penumpang di bandaranya pihak PT AP II Pangkalpinang sebelumnya sempat dipanggil Plt Gubernur Babel guna membahas persoalan pengaturan tranportasi angkutan penumpang di bandara..

Dalam kesempatan tersebut, wakil ketua Organda Provinsi Bangka Belitung, Salim sempat menyinggung persoalan taksi Blue Bird sampai saat ini tidak diperkenankan beroperasi atau jemput penumpang di bandara setempat, sedangkan angkutan lainnya justru diperkenankan pihak PT AP II Pangkalpinang.

"Jadi terkesan sepihak. Selama ini pihak Blue Bird tidak pernah membuat keributan sebaliknya yang membuat permasalahan justru pihak lain," sesalnya.

Menanggapi pernyataan pengurus Organda tersebut pihak PT AP II justru sebaliknya malah menerima keberadaan taksi Blue Bird untuk beroperasi di bandara setempat.

"Kami tidak menolak justru kami sangat menerima Blue Bird," ujarnya.

Pertemuan tersebut tak lain pihak pengurus Organda provinsi Bangka Belitung menindaklanjuti surat resmi yang dilayangkan sebelumnya oleh pihak Organda kepada PT AP II Pangkalpinang terkait persoalan transportasi angkutan penumpang di bandara setempat yang sampai saat ini tidak mendapat tanggapan dari pihak AP II Pangkalpinang. (rap)

Penulis: ryan augusta
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved