Breaking News:

Pengusaha Ini Tak Juga Tutupi Kolong Bekas Tambang di Samping SDN 13 Riausilip

Dikatakan Supardi, posisi kolong TI itu bersampingan dengan bangunan SDN 13 Riausilip.

Bangkapos/Riyadi
Hanya berjarak sekitar 5 meter dari gedung SDN 13 Riausilip di Dusun Bernai Desa Berbura inilah, kegiatan penambangan (tambang Inkonvensional atau TI) beroperasi sejak bulan Juni-Juli lalu hingga saat ini, Senin (28/11/2016) 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pihak SDN 13 Riausilip di Dusun Bernai Desa Berbura Kecamatan Riausilip, meminta pihak yang pengusaha TI yang semula membuka tambang inkonvensional (TI) yang berada di samping SD setempat, agar menutup kolong bekas tambangnya.

"Kami kemarin sudah rapat dengan pengusaha TI-nya, dengan RT-RT di Dusun Bernai dan pihak desa. Kami minta kolong TI agar ditutup, kami minta dalam dua hari ini sudah ditutup, hal itu juga sudah kami sampaikan ke pihak kepolisian, tapi hari ini belum dimulai (kolongnya belum mulai ditutup)," ungkap Kepsek SDN 13 Riausilip Supardi kepada bangkapos.com Selasa (24/1/2017).

Dikatakan Supardi, posisi kolong TI itu bersampingan dengan bangunan SDN 13 Riausilip.

"Kami khawatir terjadi resiko, pahamlah, kita tidak mungkin setiap saat bisa mengontrol anak-anak," kata Supardi.

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved