Perasaan Adi Tidak Karuan, Ternyata Musibah Menimpa Anaknya Mahasiswa di Yogyakarta

Kendati tidak percaya apa yang terjadi pada anaknya, Adi mengaku saat ini sudah pasrah menerima nasib naas anaknya

Perasaan Adi Tidak Karuan, Ternyata Musibah Menimpa Anaknya Mahasiswa di Yogyakarta
Istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Eko Setiawan

BANGKAPOS.COM, BATAM - Janzah Muhamad Fadli (20) mahasiswa UII Yogyakarta yang tergabung dalam Mapala UNISI sudah dikebumikan di kampung halamannya, Kota Batam, Sabtu (21/1/2017) siang di TPU Temiang.

Adi Suryanto (50) ayah kandung korban yang ditemui di rumah duka Taman Sari Hijau Blok G4 no 1 Sekupang, mengatakan ia mengetahui anaknya meninggal pada Jumat (20/1/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.

Ia ditelepon langsung oleh pihak kampus.

"Saya diberitahu oleh pihak kampus kalau ada musibah dalam acara pendidikan dasar (Dikdas). Melalui sambungan telepon itu dia mengatakan kalau anak saya meninggal dunia," kata Adi.

Katika itu Adi tidak terlalu percaya. Namun beberapa saat kemudian, salah seorang polisi dari Polsek Tawamangu menginformasikan bahwa ada musibah yang menimpa anaknya tersebut.

"Disana baru saya mulai percaya. Dan menurut orang kampus, untuk biaya pemulangan dan segala macam akan ditanggung pihak kampus," lanjutnya.

Kendati tidak percaya apa yang terjadi pada anaknya, Adi mengaku saat ini sudah pasrah menerima nasib naas anaknya tersebut.

Bahkan ia mengangap musibah ini menjadi pelajaran bagi anaknya di kemudian hari.

Malam itu, pihak polsek meminta izin kepada Adi untuk melakukan autopsi terhadap jenazah Fadli. Namun Adi menolak autopsi tersebut.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved